LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

13 Kios di Pasar Ciawitali Garut Ludes Terbakar

Untuk taksiran kerugian materiil sendiri diperkirakan lebih dari Rp 300 juta.

2019-11-20 10:16:54
Kebakaran
Advertisement

Kebakaran hebat melanda pasar terbesar di Kabupaten Garut, Rabu (20/11) dini hari tadi. 13 Kios ludes terbakar dalam peristiwa tersebut.

Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut, Satriabudi mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 00.00 di blok D pasar Ciawitali, Desa Haurpanggung, Tarogong Kidul, Garut.

"Kios yang terbakar mulai dari gilingan, anyaman, bumbu, hingga perabotan. Karena banyaknya kios yang menjual bahan yang mudah terbakar, kebakaran ini cepet merembet," ujarnya.

Advertisement

Satriabudi mengatakan kios-kios yang terbakar diketahui milik sejumlah pedagang Arif, Elis, Rani, Yudi, Agus, Erus dan Rani. Di antara pemilik kios sendiri diketahui ada yang memiliki lebih dari 1 kios.

Kebakaran Diduga Karena Korsleting Listrik

Satriabudi menyebut kebakaran yang terjadi di blok D Pasar Ciawitali itu berawal dari suara ledakan di salah satu kios. Namun ia belum bisa memastikan apakah ledakan tersebut dari listrik atau tabung gas.

Advertisement

"Keterangan dari warga yang ada di sekitar lokasi kebakaran hanya menyebut bahwa sebelum kebakaran ada ledakan dulu," ungkapnya.

Pihaknya menurunkan enam armada mobil pemadam kebakaran agar pemadaman berlangsung cepat sehingga tidak meluas. Api padam setelah dua jam petugas bersama anggota Koramil Tarogong dan Polsek Tarogong Kidul bersama warga melakukan pemadaman.

"Untuk jumlah kerugian hingga saat ini masih dalam perhitungan," ucapnya.

Polisi Lakukan Penyelidikan

Kapolsek Tarogong Kidul, AKP Alit Kadarusma mengaku telah menurunkan personel untuk menyelidiki penyebab kebakaran. Berdasarkan hasil informasi di lapangan, kebakaran diduga akibat kosleting listrik.

"Petugas keamanan pasar menyebut bahwa awalnya dari korsleting listrik di kios penggilingan baso," ujarnya.

Dia memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa kebakaran tersebut. Untuk taksiran kerugian materiil sendiri diperkirakan lebih dari Rp 300 juta.

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.