127 Biro umrah di Solo belum kantongi izin
Sedikitnya 127 biro jasa perjalanan umrah di Kota Solo belum mengantongi izin dari Kemenag Provinsi Jawa Tengah. Temuan tersebut setelah Kemenag melakukan pendataan setiap biro yang melayani perjalanan umrah dan haji di Kota Bengawan.
Sedikitnya 127 biro jasa perjalanan umrah di Kota Solo belum mengantongi izin dari Kemenag Provinsi Jawa Tengah. Temuan tersebut setelah Kemenag melakukan pendataan setiap biro yang melayani perjalanan umrah dan haji di Kota Bengawan.
Kasi Perjalanan Haji dan Umrah Kemenag Solo Rosyid Ali Safitri mengatakan, pendataan dilakukan setelah heboh kasus penipuan dan penggelapan oleh biro umrah dan haji PT Ustamaniyah Hannien Tour.
"Ada 127 biro umrah di Solo belum izin di Kemenag Jawa Tengah. Mereka hanya mengantongi izin dari pusat saja," ujar Rosyid, Jumat (19/1).
Rosyid menerangkan, usai kasus Hannien Tour, pihaknya menerjunkan petugas untuk melakukan penyisiran dan pendataan terhadap biro umrah di Solo. Hasilnya sekitar 127 biro yang punya kantor cabang di Solo ternyata belum mengantongi izin dari kantor wilayah Kemenag Provinsi.
"Izin dari wilayah, termasuk Kemenag Solo juga belum ada. Padahal izin ini harus dimiliki setiap biro perjalanan yang membuka kantor cabangnya di Solo," tandasnya.
Rosyid menyampaikan, biro-biro tersebut beralasan jika izin cukup dari pusat. Sedangkan dari kantor wilayah tidak diperlukan. Untuk itu pihaknya berencana untuk mengundang pengurus kantor cabang tersebut.
"Kami akan mengundang mereka untuk memberikan pengarahan terkait prosedur perizinan yang harus dilengkapi saat ini beroperasi di Kota Solo," katanya.
Lebih lanjut Rosyid mengemukakan, izin dari Kanwil Kemenag tersebut menjadi salah satu kewajiban yang harus dipenuhi. Sehingga jika masih ada yang belum memiliki izin ini, operasional biro perjalanan tersebut dianggap menyalahi aturan yang berlaku.
"Rata-rata kantor cabang biro perjalanan umrah yang belum memiliki izin ini sudah lebih dari dua tahun. Kami akan memberikan pengarahan kepada para pengurus biro jasa tersebut, agar mereka segera melengkapi persyaratan untuk bisa beroperasi di Kota Solo," ucapnya.
Langkah tersebut perlu dilakukan untuk mengantisipasi maraknya kasus penipuan berkedok biro perjalanan umrah murah yang terjadi. Pihaknya berharap ke depan tidak ada lagi jemaah yang gagal berangkat umrah karena ditipu.
Baca juga:
Pengawasan travel umrah masih lemah
Abu Tours tunda berangkatkan 27 ribu jemaah, alasan dari pesawat sampai uang setoran
5 Fakta di balik kenaikan ongkos haji dan umrah akibat pajak Arab Saudi
Ada pajak dan kenaikan BBM di Arab Saudi, ongkos umrah akan naik hingga Rp 3,6 juta
Soal kenaikan ongkos haji dan umrah karena pajak Arab Saudi, ini kata Menag Lukman