114 Anak di Lebak Kehilangan Orang Tua akibat Covid-19
Dinas Sosial Kabupaten Lebak, Banten, masih mendata anak-anak kehilangan orang tua yang meninggal dunia karena terpapar Covid-19. Mereka sudah mencatat 114 anak menjadi yatim piatu akibat wabah ini.
Dinas Sosial Kabupaten Lebak, Banten, masih mendata anak-anak kehilangan orang tua yang meninggal dunia karena terpapar Covid-19. Mereka sudah mencatat 114 anak menjadi yatim piatu akibat wabah ini.
"Kami hingga kini baru merekap sebanyak 114 anak yatim piatu dan dipastikan terus dilakukan pendataan," jelas Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lebak Eka Darmana Putra di Lebak, Kamis (2/9).
Eka mengatakan, pendataan anak yatim piatu tersebut menindaklanjuti surat dari Kementerian Sosial (Kemensos). Mereka rencananya akan mendapatkan bantuan. Anak yang masih sekolah mendapatkan Rp300 ribu dan yang belum sekolah memperoleh Rp200 ribu per bulan.
Bantuan diberikan agar para anak yatim piatu ini tetap bisa melanjutkan pendidikan. Namun, Eka belum bisa memastikan jenis bantuan itu, apakah berupa uang tunai atau bantuan lain seperti sembako. Dinsos Lebak belum menerima arahan dari Kemensos terkait masalah ini.
Menurutnya, Kemensos sangat tepat memberikan bantuan kepada anak yatim piatu yang ditinggalkan orang tuanya akibat wabah Covid-19. Mereka hampir dipastikan kesulitan ekonomi, terlebih bagi yang memang berasal dari keluarga prasejahtera.
Bantuan yatim piatu, harap Eka, tidak hanya untuk anak yang ditinggalkan orang tuanya akibat Covid-19. Anak yatim piatu lainnya juga harus dibantu.
"Kami berharap jangan sampai kehidupan anak-anak yatim piatu itu terlunta-lunta karena tidak adanya bantuan sosial," ucapnya seperti dilansir Antara.
Baca juga:
Kolaborasi Jadi Kunci Capaian 100 Juta Vaksinasi Covid-19
PPKM Level 3 Diperpanjang, Anies Minta Warga DKI Jangan Abai Prokes
Pasien di Wisma Atlet Kemayoran Didominasi Pekerja Migran dari Arab dan Malaysia
Update Kasus Aktif dan Kematian Covid-19 di RI Per 1 September 2021
Bertemu Jokowi, PSI Usul Bali Jadi Tempat Karantina Penerbangan Internasional
Satgas: Kasus Kematian akibat Covid-19 Masih Tinggi Jadi 'PR' Indonesia