11 Desa di Cilacap terendam banjir, ratusan jiwa mengungsi
Jumlah pengungsi dari dua desa mencapai 157 pengungsi. Mereka mengungsi di empat posko pengungsian.
Sebelas desa di tiga kecamatan di wilayah Kabupaten Cilacap terendam banjir, sejak Selasa (19/12) malam hingga Rabu (20/12). Ratusan warga di Kecamatan Sidareja, Kedungreja dan Gandrungmangu terpaksa mengungsi.
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidareja, Subekti menjelaskan, hujan deras yang terjadi tiga hari terakhir sejak Senin (18/12) menyebabkan banjir merendam 11 desa. Rincian desa-desa tersebut yakni Gunungreja, Sidareja, Sidamulya, Sudagaran, Tegalsari, Tinggarjaya, Margasari di Kecamatan Sidareja. Kemudian Desa Bangunreja dan Ciklapa Kecamatan Kedungreja serta Desa Bantarsari dan Kertajaya Kecamatan Gandrungmangu.
"Jumlah pengungsi dari dua desa mencapai 157 pengungsi. Mereka mengungsi di empat posko pengungsian", kata Subekti, Rabu (20/12).
Posko-posko tersebut tersebar di Aula Kecamatan Sidareja, Balai RT Sidareja, Posyandu Manula Sidareja dan Aula Koramil Sidareja. Di aula kecamatan Sidareja sendiri pengungsi terdata sebanyak 37 warga terdiri dari 14 keluarga. Di antaranya terdapat kelompok rentan, 2 orang lanjut usia dan 10 balita.
Salah satu pengungsi di Aula Kecamatan Sidareja, Ijah (53) bercerita, dia mulai mengevakuasi barang ke rak penyimpanan sejak Selasa sore. Setelah itu, dia dan keluarganya bergegas meninggalkan rumah dan mengungsi ke tempat aman.
Keluarganya mulai mengungsi sejak pukul 21.00 ketika air sudah mencapai lebih dari 50 cm. Sementara di luar rumah, ketinggian air mencapai 120-140 cm.