LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

10 Jenazah Korban Kecelakaan Heli MI 17 Sudah Teridentifikasi

Jenazah bisa teridentifikasi dengan mudah dari pakaian yang dikenakannya.

2020-02-15 11:38:27
Kecelakaan
Advertisement

Danrem 172 PWY Kol Inf Binsar Sianipar mengatakan 10 dari 12 jenazah korban kecelakaan helikopter Mil Mi-17 di kawasan Pegunungan Mandala, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, sudah teridentifikasi. Jenazah bisa teridentifikasi dari pakaian yang dikenakannya.

"Namun, untuk memastikan nanti tim DVI Polda Papua yang akan memastikannya," kata Kol Inf Sianipar dilansir dari Antara, Sabtu (15/2).

Kol Inf Sianipar mengaku masih berada di Oksibil untuk memimpin langsung proses evakuasi korban. Ia menyebut tim evakuasi yang berjumlah 30 orang tak mengalami kesulitan saat mengidentifikasi jenazah korban.

Advertisement

Dari data yang dihimpun, terungkap 10 jenazah yang sudah teridentifikasi yaitu Lettu CPN Ahwar (Copil), Serda Dita Ilham, Kapten CPN Bambang (flight engineer), Kapten CPN Haris Afik (pilot), Serka Suryatna (T/I), Pratu Asharul (mekanik), Prada Sudjono Kaimudin (tamtama penempak senapan 2), Pratu Yanuar (tamtama bantuan senapan otomatis), Pratu Risno (tamtama penembak senapan 1/GLM) dan Prada Tegar (tamtama penembak senapan 4). Sedangkan yang belum teridentifikasi saat ditemukan yaitu Sertu Ikrar dan Praka Dwi Pur (mekanik).

12 Jenazah penumpang dan awak helikopter Mil Mi-17 telah dievakuasi ke Oksibil, Ibu Kota Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Mereka selanjutnya diterbangkan ke Sentani.

Advertisement

Kol Inf Binsar Sianipar bersyukur evakuasi berhasil dilakukan dan jenazah saat ini sudah diterbangkan dengan menggunakan cassa milik TN-AU. Setibanya di Sentani, jenazah akan langsung dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan identifikasi secara lengkap.

Helikopter buatan Mil Helikopter, Rusia, itu diketahui tergabung pada Pusat Penerbangan TNI AD dan menerbangkan 12 penumpang termasuk lima anggota Batalion Infanteri 725/WRG dan dilaporkan hilang dalam penerbangan Oksibil-Sentani, sejak 28 Juni 2019 lalu.

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.