10 Jenazah Korban Banjir Bandang di Flores Timur Ditemukan, Puluhan Masih Hilang
Sebanyak 10 korban meninggal dunia akibat banjir bandang di Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur ditemukan. Total jumlah korban jiwa akibat bencana alam yang ditemukan di daerah tersebut saat ini menjadi 72 orang.
Sebanyak 10 korban meninggal dunia akibat banjir bandang di Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur ditemukan. Total jumlah korban jiwa akibat bencana alam yang ditemukan di daerah tersebut saat ini menjadi 72 orang.
"72 korban sudah ditemukan," kata Wakil Bupati Flores Timur Agus Payong Boli seperti dilansir Antara, di Kupang, Selasa (6/4).
Banjir bandang terjadi di daerah itu sebagai dampak cuaca ekstrem ditandai dengan munculnya Siklon Tropis Seroja pada Minggu (4/4) dini hari.
Korban meninggal, kata Agus, merupakan warga Desa Nelelalamadike, Kecamatan Ileboleng, Desa Waiwerang dan Desa Waiburak, Kecamatan Adonara Timur, serta Desa Oyangbaran, Kecamatan Wotanulumado.
Diperkirakan, puluhan korban lainnya belum ditemukan, sedangkan proses pencarian korban terkendala keberadaan alat berat.
"Tapi kami sedang upayakan untuk datangkan dari kabupaten tetangga, Maumere," katanya.
Baca juga:
Porak-poranda Flores Timur Setelah Diterjang Banjir Bandang
Peringatan Dini BMKG: Gelombang Ekstrem Masih Berpotensi Terjadi Dampak Siklon Seroja
Jokowi Minta BNPB, Basarnas, TNI dan Polri Percepat Evakuasi Korban Banjir NTT
Tiba di NTT, Mensos Risma Naik Helikopter ke Adonara Bantu Korban Banjir
Pohon Tumbang Masih Tutupi Sejumlah Jalan di Kupang
BNPB: 128 Warga Meninggal Dunia Akibat Bencana Alam di NTT