LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

2 Hektare lahan di dekat Jakabaring terbakar, 10 mobil damkar dikerahkan

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di wilayah Sumatera Selatan. Ironisnya, kebakaran berada persis di samping kawasan Jakabaring Sport City (JSC) Palembang tempat penyelenggaraan Asian Games 2018.

2018-08-21 17:53:33
Kebakaran
Advertisement

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di wilayah Sumatera Selatan. Ironisnya, kebakaran berada persis di samping kawasan Jakabaring Sport City (JSC) Palembang tempat penyelenggaraan Asian Games 2018.

Peristiwa itu terjadi di lahan kosong milik masyarakat, Selasa (21/8) sekitar pukul 15.00 WIB. Api langsung membesar dan merambat ke lahan semak belukar sehingga mengangetkan petugas keamanan yang berjaga di sekitar JSC.

Sepuluh unit mobil pemadam kebakaran diturunkan untuk melakukan proses pemadaman. Tim darat dari TNI dan polri juga memadamkan api serta lima unit helikopter dikerahkan untuk water bombing dan pembasahan.

Advertisement

Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengaku langsung tiba di lokasi untuk melihat sekaligus menginstruksikan tim pemadam sigap menanganinya. Dia mengapresiasi satgas karhutla yang cepat berada di lokasi kebakaran.

"Ya, ada kebakaran. Tapi saya apresiasi petugas pemadam, dalam waktu 15 menit tim darat sudah semprot air, 20 menit lima helikopter datang. Langsung ditangani dan padam," ungkap Alex.

Alex enggan menduga-duga penyebab kebakaran. Hanya saja, dia menegaskan lahan terbakar adalah milik masyarakat yang berbatasan dengan penginapan atlet Asian Games di kawasan JSC.

Advertisement

"Bisa puntung rokok, atau penyebab lain. Nanti kita serahkan ke pihak kepolisian untuk menyelidikinya," ujarnya.

Di tempat yang sama, pengawas PT JSC Palembang, Rusli Nawi mengatakan, luasan yang terbakar sekitar dua hektare di lahan kosong milik masyarakat. Menurut dia, lahan terbakar akan terus dipantau untuk mengantisipasi kembali membesar karena berada di lahan gambut.

"Kalau tidak dijaga, bisa-bisa malam nanti terbakar lagi karena api di bawah, di gambut, bisa saja belum padam benar," pungkasnya.

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.