LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

1 Jasad bernama Sucinta korban ledakan pabrik kembang api teridentifikasi

Tim DVI (Disaster Victim Identification) RS Polri kembali mengidentifikasi satu jenazah korban ledakan pabrik kembang api di Kosambi, Kabupaten Tangerang. Total jenazah yang sudah terindentifikasi saat ini menjadi 36 jasad.

2017-11-06 17:11:35
Pabrik petasan Kosambi terbakar
Advertisement

Tim DVI (Disaster Victim Identification) RS Polri kembali mengidentifikasi satu jenazah korban ledakan pabrik kembang api di Kosambi, Kabupaten Tangerang. Total jenazah yang sudah terindentifikasi saat ini menjadi 36 jasad.

"Berdasarkan hasil sidang rekonsiliasi pukul 14.45 WIB ada satu jenazah yang dinyatakan terindentifikasi sebagai Sucinta alamat Indramayu, Jawa Barat melalui pemeriksaan DNA dan medis. Identifikasi hari ini kita hanya dapatkan satu ya. Itu pun kita periksa berdasarkan DNA," kata Kabid Dokpol Pusdokkes Polri Kombes Pol Pramujoko saat konferensi pers di posko antemortem, RS Polri, Jakarta Selatan, Senin (06/11).

Commander DVI itu juga menjelaskan, sebetulnya tim DVI RS Polri hari ini masih memiliki waktu untuk mengidentifikasi 9 jenazah lainnya. Namun data antemortem yang dikirim keluarga untuk sembilan jasad tersebut, sampai saat ini masih belum cocok dengan kondisi jenazahnya.

"Seharusnya masih ada 9 jenazah yang masih bisa kita identifikasi," ucapnya.

Sementara, keluarga korban yang diwakilkan kakak kandung Sucinta sudah hadir di RS Polri untuk serah terima jenazah. Jenazah Sucinta pun akan dimakamkan di Indramayu, Jawa Barat. "Langsung hari ini diserahkan dimakamkan ke tempat tujuan (Indramayu)," kata tambah Pramujoko.

Pramujoko mengucapkan berterima kasih kepada awak media yang selalu setia mengabarkan dan menyosialisaikan perkembangan identifikasi Tim DVI RS Polri.

"Saya mohon bantuan rekan-rekan untuk sosialisasikan kepada keluarga korban supaya mereka tidak bosan-bosan nya mencari data antemortem keluarganya," tutup Pramujoko.(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.