LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERBANKAN

Lewat Cara ini, Bank Indonesia Yakin Buka Akses 91,3 Juta Warga ke Perbankan

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Doni Primanto Joewono percaya, digitalisasi sistem pembayaran akan mengubah wajah Indonesia. Menggapai cita-cita tersebut, bank sentral pun telah merilis Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025.

2022-02-15 12:24:21
Bank Indonesia
Advertisement

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Doni Primanto Joewono percaya, digitalisasi sistem pembayaran akan mengubah wajah Indonesia. Menggapai cita-cita tersebut, bank sentral pun telah merilis Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025.

Cetak biru tersebut diyakini bisa menjawab berbagai tantangan keuangan dan ekonomi di era new normal. Doni pun optimistis, sinergi dari seluruh pihak bersangkutan mampu mewujudkan visi digitalisasi sistem pembayaran Indonesia pada 2025. Termasuk bagi populasi belum tersentuh bank (unbanked) yang jumlahnya masih sangat besar di Tanah Air.

"Itu akan membuka akses 91,3 juta populasi unbanked dan 62,9 juta UMKM menuju sistem ekonomi formal dan keuangan yang berkelanjutan," kata Doni dalam side event Presidensi G20 Indonesia, Selasa (15/2).

Advertisement

Dalam beberapa tahun terakhir, dia melihat teknologi digital telah menumbuhkan model ekonomi baru, mendatangkan pemain baru, dan menggeser pola konsumen mengikuti lanskap ekonomi dan finansial.

"Juga pola konsumsi telah bergeser dari offline ke online, dengan sistem keamanan yang lebih terjamin," imbuh dia.

Advertisement

Manfaat Digitalisasi

Melalui digitalisasi, Bank Indonesia juga dituntut meningkatkan produktivitas ekonomi, termasuk menggaet pelaku UMKM dan generasi muda dalam sistem keuangan digital.

Guna merespon percepatan perubahan ini, BI pun harus inovatif dan tetap waspada dalam menjawab tantangan teknologi. Untuk alasan ini, pihak regulator perlu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang seimbang, mendorong inovasi, serta memitigasi berbagai risiko.

"Pertumbuhan ekonomi seimbang diartikan oleh Bank Indonesia, regulator dari industri pembayaran harus mengikuti Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2025 sebagai pengarah perkembangan ekonomi dan keuangan digital yang sehat di Indonesia," pungkas Doni.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.