Yuk cari tahu ciri-ciri puisi yang bikin dia beda dengan yang lain
Selain cerpen dan novel yang berbentuk prosa, ada satu lagi bentuk sastra yang perlu kita tahu, yaitu puisi. Seunik apa?
Cerpen dan novel selama ini memang udah terkenal banget dimana-mana dan sering juga dipelajari. Nah, selain kedua bentuk sastra yang tergolong prosa ini, ada satu lagi bentuk sastra yang perlu kita tahu, yaitu puisi. Apa sih yang bikin puisi ini unik?
1. Puisi menggunakan bahasa yang singkat dan padat yang dituangkan dalam bentuk bait-bait. Puisi nggak bakal memakai bahasa yang ribet, panjang dan bertele-tele. Kalau puisi masih kepanjangan bahasanya, masih perlu diedit lagi, tuh!
2. Puisi punya sifat konotatif dan imajinatif. Jadi, nulis puisi nggak harus pakai bahasa yang langsung menjelaskan sesuatu. Justru puisi akan semakin bagus kalau maknanya tersirat, nggak langsung terbaca dengan mudah.
3. Puisi biasanya memanfaatkan perlambangan (majas). Ada banyak majas yang bisa dipakai waktu bikin puisi, seperti personifikasi, hiperbola, dan masih banyak lagi.
4. Puisi punya unsur ambiguitas. Apa itu ambiguitas? Intinya, bait-bait dalam puisi bisa punya banyak penafsiran. Satu kalimat bisa punya banyak arti. Bisa jadi satu orang dan orang lainnya punya penafsiran yang beda. Inilah yang bikin puisi jadi semakin menarik.
So, kalau kamu lagi pengen nyobain bikin puisi, jangan ragu-ragu. Pakai aja keempat unsur di atas. Kalau masih belum yakin, coba baca dan perhatikan contoh puisi Chairil Anwar di bawah ini. Selamat menulis!
AKU
Aku
Kalau sampai waktuku
‘Ku mau tak seorang ‘kan merayu
Tidak juga kauTak perlu sedu sedan itu
Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang
Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjangLuka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri
Dan aku akan lebih tidak peduli
Aku mau hidup seribu tahun lagi