Tips pintar menulis catatan penting dalam buku bacaan
Tak ada salahnya membuat catatatan-catatan kecil yang membantumu saat sedang membaca buku. Ini dia tipsnya!
Menulis intisari dari buku bacaan teks memang penting agar lebih mudah memahami isi teks tersebut. Tak ada salahnya membuat catatatan-catatan kecil yang membantumu saat sedang membaca buku. Berikut ini ada tips untuk membuat catatan penting, di antaranya:
1. Tandai teks
Tulis pertanyaan di margin, garis bawahi hal yang menurut kamu menarik, soroti konsep atau ide penting. Jangan takut membuat banyak tanda pada teks ketika kamu membaca. Beberapa pembaca mendapati bahwa memegang pensil atau stabilo membuat mereka menjadi pembaca yang lebih aktif, memberi mereka sesuatu untuk "dilakukan" ketika mengerjakan tugas tersebut. Jangan menggarisbawahi atau memberi stabilo terlalu banyak, dan sudah tentu jangan menyoroti bagian acak karena kamu berpikir itu yang diharapkan. Menyoroti secara acak tidak akan membantumu kembali dan mempelajari lebih lanjut, dan ini akan membuat teks jauh lebih sulit untuk dicari lagi.
2. Tulis beberapa kalimat ringkasan pada bagian bawah setiap halaman
Jika kamu membaca sesuatu yang sulit dan menyadari dirimu sering ingin kembali untuk mendapat apa yang kamu lewatkan, mulailah ambil satu halaman setiap kali. Pada bagian akhir setiap halaman, atau bahkan pada akhir setiap paragraf, tulis ringkasan singkat apa yang terjadi pada halaman itu. Ini akan membagi bacaan dan memungkinkan kamu untuk menyelesaikan bacaan itu dengan perhatian yang jauh lebih teliti.
3. Tuliskan pertanyaan tentang apa yang kamu baca
Jika kamu menemukan sesuatu yang membingungkan, atau memperhatikan sesuatu yang menyulitkan, tuliskan selalu. Ini mungkin memberimu pertanyaan bagus untuk ditanyakan nanti di kelas, atau memberimu sesuatu untuk lebih dipikirkan selagi kamu terus membaca.
4. Tulis reaksimu
Ketika kamu selesai membaca, segera tuliskan reaksimu pada cerita tersebut, buku, atau bab dari buku yang perlu kamu baca. Tuliskan apa yang terlihat penting, apa tujuan penulisan buku tersebut, dan apa perasaanmu sebagai pembaca setelah membaca buku itu. Kamu tidak perlu meringkas hal itu sebagai jawaban, tetapi mungkin kamu menemukan bahwa ada baiknya bila meringkas secara umum jika itu bisa membantumu lebih mengingat apa yang kamu baca.
Jangan menulis apakah kamu menyukai cerita tersebut atau tidak, atau apakah menurut kamu itu membosankan. Sebaliknya, fokus pada bagaimana perasaanmu setelah membacanya. Respons pertama mungkin saja tidak suka, tetapi kemudian pikirkan mengapa kamu merasa seperti itu.
Sumber: wikihow