Rumah adat & alat transportasi, indahnya seni terapan tradisional
Percaya nggak percaya, meskipun Indonesia udah semakin modern, alat transportasi tradisional masih eksis di daerah.
Sebelumnya kamu sudah mengenal apa bedanya seni terapan dan seni murni. Kalau seni terapan itu, seni yang diciptakan untuk dinikmati keindahannya, plus fungsinya. Sementara kalau seni murni, hanya untuk dinikmati keindahannya aja. Kali ini, Kelas Merdeka akan kasih tahu 2 contoh seni terapan yang juga bagian dari budaya Indonesia, yaitu rumah adat dan alat transportasi tradisional.
1. Rumah Adat
Seperti namanya, sebuah rumah adat pasti digunakan untuk tempat tinggal. Nah, nggak cuma layak ditinggali, masing-masing rumah adat juga tentunya punya keindahan tersendiri. Bahkan yang lebih menarik, karena budaya di setiap daerah beda-beda, model desain rumah adatnya pun beda-beda. Sebut aja rumah joglo di Yogyakarta, rumah gadang di Padang, rumah panggung di Kalimantan, dan masih banyak lagi.
Bentuk rumah panggung dipilih karena daerah Kalimantan sebagian besar berupa hutan dan rawa, sehingga dengan menggunakan model, rumah akan aman dari binatang buas dan banjir. Namun yang kamu nggak boleh lewatkan adalah keindahan arsitektunya, yang menjadi bukti dari adanya seni terapan di rumah tradisional.
2. Alat Transportasi Tradisional
Percaya nggak percaya, meskipun Indonesia udah semakin modern, alat transportasi tradisional masih eksis di banyak daerah. Setiap daerah di Nusantara memiliki alat transportasi yang beda. Nggak jarang alat transportasi itu diberi sentuhan seni supaya kelihatan menarik. Misalnya delman, becak, dan perahu tradisional. Kadang ada ukiran atau lukisan di alat transportasi ini.
Ukiran atau lukisan itu mungkin kadang dianggap remeh. Padahal itulah bagian dari seni terapannya. Dengan naik kendaraan yang lebih indah, kadang mood penumpang bisa jadi semakin baik.
Apakah kamu punya hasil karya seni terapan juga di rumah?
(mdk/iwe)