Kisah Lia, mahasiswi Universitas Gunadarma ingin jadi bidan amanah
Lia langsung tertarik dengan Jurusan Kebidanan di Gunadarma. Salah satu alasannya karena kampus tersebut memiliki kredibilitas bagus dan jurusan yang diminatinya bukan di bawah naungan yayasan.
Universitas Gunadarma (UG) terkenal sebagai kampus swasta di kota penyangga yang memiliki kualitas prima di Fakultas Psikologi, Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi. Namun ternyata Jurusan Kebidanan Akademi Kesehatan Gunadarma juga menjadi studi yang diminati calon mahasiswi.
Marlia Ichdina misalnya. Dia langsung tertarik dengan Jurusan Kebidanan di Gunadarma. Salah satu alasannya karena kampus tersebut memiliki kredibilitas bagus dan jurusan yang diminatinya bukan di bawah naungan yayasan.
"Menurut saya, Universitas Gunadarma bagus, apalagi sudah menjadi universitas. Menurut saya, itu nilai plus buat Kebidanan Universitas Gunadarma, karena biasanya kebidanan itu di yayasan," kata Marlia di Kampus F 4 Universitas Gunadarma, Jalan Bogor Raya Nomor 21, Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Rabu (14/6).
Selama empat semester menimba ilmu di Gunadarma, Lia -sapaan akrab Marlia- mengaku merasa nyaman ketika belajar dan mendapatkan banyak pengetahuan. Dia sengaja mengambil Jurusan Kebidanan karena semenjak awal memang tertarik.
"Dan apalagi, lebih bagus saya bisa menolong sama perempuan di luar sana," kata dia.
Lia merupakan salah satu bakal calon lulusan Diploma III yang masuk Gunadarma melalui program beasiswa. Saat akan mendaftar, dia mengikuti serangkaian tes yang telah ditetapkan, seperti TOEFL, kesehatan dan lain-lain.
Selama dua tahun belajar di Gunadarma, ucap Lia, banyak yang dipelajarinya. Misal, tentang kesehatan umum dan mempelajari berbagai penyakit.
"Terus mempelajari tentang kehamilan, bagaimana persalinan, bagaimana masa subur. Pokoknya, semua hal berkaitan dengan kesehatan reproduksi itu dipelajari di kebidanan," ucapnya.
Selain belajar di dalam kelas, Jurusan Kebidanan Gunadarma mengharuskan mahasiswanya untuk praktik di sejumlah instansi kesehatan, baik Puskesmas hingga Rumah Sakit. Sejauh ini, Lia sudah pernah praktik menangani persalinan. Saat menolong persalinan, hal yang pertama kali dilakukannya adalah kehamilan KDK atau praktik dasar, seperti memasang infus, merawat pasien, memeriksa kehamilan, hingga melihat persalinan dan terjun langsung.
Lia berharap setelah lulus nanti ilmu yang didapat di Kampus Gunadarma bisa berguna di kehidupan nyata. "Menjadi bidan yang amanah yang jujur, disenangi masyarakat, berguna nusa dan bangsa dan berguna sesama," imbuhnya.(mdk/hhw)