Jelang Hari Guru Nasional, Mendikbud ziarah ke Taman Makam Pahlawan
Jelang Hari Guru Nasional, Mendikbud ziarah ke Taman Makam Pahlawan. Mendikbud mengatakan, setiap peringatan Hari Guru para guru harus bisa merenungi jasa para pahlawan yang sudah berkorban untuk dunia pendidikan. Mereka adalah pembuka jalan bagi perjuangan bangsa sehingga saat ini kita bisa merasakan kemerdekaan.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy melakukan ziarah ke Taman Makam Pahlawan di Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (23/11). Ziarah ini sebagai rangkaian peringatan Hari Guru Nasional (HGN) yang jatuh pada 25 November. Dalam ziarah ini, Mendikbud didampingi Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Sumarna Suryapranata, dan Plt Ketua Umum PGRI, Unifah Rosyidi, melakukan tabur bunga di atas pusara para pahlawan.
Mendikbud mengatakan, setiap peringatan Hari Guru para guru harus bisa merenungi jasa para pahlawan yang sudah berkorban untuk dunia pendidikan. Mereka adalah pembuka jalan bagi perjuangan bangsa sehingga saat ini kita bisa merasakan kemerdekaan dan terbebas dari kebodohan. Mendikbud berpesan, tugas pendidik masih sangat berat untuk meneruskan perjuangan para pahlawan itu.
"Tentu saja dengan mengenang jasa para pahlawan ini, kita berharap para guru bisa mengambil hikmah dan mencontoh keikhlasan para pejuang, agar kita juga memberikan pengabdian terbaik kepada nusa dan bangsa," kata Muhadjir.
Selain itu, lanjut Mendikbud, dengan ziarah ke makam akan mengingatkan bahwa kita semua akan menyusul mereka entah kapan dan di mana. Untuk itu setiap orang harus berbuat sebaik-baiknya agar kelak memiliki bekal yang cukup sebelum meninggalkan dunia.
Mendikbud kembali mengingatkan, para guru lebih bekerja keras dalam membentuk karakter anak didiknya. Tugas berat ini hanya bisa dijalankan jika para guru benar-benar meresapi panggilan jiwanya sebagai pendidik yang menghayati profesinya. Di sisi lain, Mendikbud juga menyerukan agar para murid lebih mengharagai dan menghormati guru.
"Kelak anak-anak kita akan merasakan betapa guru bisa mengantarkan mereka menjadi orang berhasil, jadi hormatilah guru, perlakukanlah mereka secara mulia," pungkas Muhadjir.(mdk/rnd)