Awas, hati-hati pada cacing tambang yang bisa menembus kulit
Bggak semua cacing bermanfaat baik. Beberapa cacing justru sangat merugikan manusia.
Di dunia ini, berbagai jenis hewan dibagi menjadi 2 golongan besar, yaitu vertebrata (hewan bertulang belakang) dan invertebrata (hewan nggak bertulang belakang). Salah satu jenis hewan adalah cacing. Cacing tanah misalnya, punya banyak manfaat untuk menyuburkan tanah. Ia membuat tanah berpori-pori sehingga ada ruang oksigen, dan masih banyak lagi. Namun nggak semua cacing bermanfaat baik. Beberapa cacing justru sangat merugikan manusia. Kali ini, yuk kita bahas lebih banyak tentang Ancylostoma duodenale, atau yang biasa disebut sebagai cacing tambang.
Cacing tambang termasuk dalam golongan Nemathelminthes. Sebagian besar cacing Nemathelminthes adalah endoparasit baik pada hewan dan manusia. Selain cacing tambang, ada juga cacing kremi dan cacing filaria.
Cacing yang satu ini bisa dibilang 'seram'. Telur cacing ini dapat keluar melalui tinja manusia. Kalau telur ini terdapat di tempat yang becek, telur akan menetas menjadi larva. Nah, kalau larva ini terinjak oleh orang yang nggak beralas kaki, cacing akan masuk ke dalam tubuh manusia melalui kulit kaki yang kemudian masuk ke dalam jantung, paru-paru, dan tenggorokan. Itulah mengapa banyak orang tua yang melarang anak-anak mereka bermain di luar tanpa menggunakan alas kaki, karena anak-anak jarang yang bisa menghindari daerah bercacing tambang.
Kalau telur cacing tambang tertelan ke dalam perut, larva akan berkembang menjadi cacing di dalam perut. Cacing ini akan mengisap darah penderita sehingga penderita menjadi pucat karena kekurangan darah. Jadi berhati-hatilah kalau mengalami gejala-gejala seperti ini. Pencegahan penyakit dapat dicapai dengan cara mempertinggi sanitasi lingkungan dan kebersihan tubuh untuk memutus daur hidup cacing. Kalau daur hidupnya terputus, tubuhmu lebih aman dari cacing tambang, kan?
(mdk/iwe)