LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PENDIDIKAN

5 Persen kursi sekolah negeri di Bekasi untuk siswa tak mampu

Calon siswa keluarga miskin harus mencantumkan syaratnya sesuai dalam data di Dinas Sosial.

2016-05-17 14:48:25
Anak Sekolah
Advertisement

Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, menyediakan lima persen bangku di sekolah negeri bagi masyarakat miskin di wilayah itu. Sisanya, apabila tak diterima di sekolah negeri, maka diminta mendaftar ke sekolah swasta.

Kepala Bidang Bina Program pada Dinas Pendidikan, Kota Bekasi, Agus Enap mengatakan, daya tampung sekolah negeri untuk SMP tahun ini sebanyak 15.988, sedangkan lulusan SD/MI mencapai 43.395. Adapun, daya tampung untuk SMA Negeri hanya 6.658 dan SMK Negeri sebanyak 3.842, sedangkan lulusan SMP mencapai 35.470.

"Sekolah negeri unitnya terbatas, tidak bisa menampung seluruh lulusan sekolah di SD maupun SMP," kata Agus, Selasa (17/5).

Menurut dia, penerimaan siswa baru di sekolah negeri melalui sistem online mulai 27 Mei 2016 mendatang. Nilai tertinggi mempunyai kesempatan besar untuk bersekolah di sekolah negeri.

Namun demikian, kata dia, pemerintah juga memberikan kesempatan bagi calon peserta didik baru dari keluarga miskin yang nilainya di bawah ketentuan di sekolah calon siswa tersebut. Soalnya, pemerintah memberikan jatah sebanyak lima persen di luar jalur reguler.

"Tapi, tetap menggunakan sistem kompetisi nilai. Misalnya, kuotanya hanya 10 orang, tapi yang mendapaftar 15 orang, 10 orang nilai tertinggi itu yang akan diterima di sekolah negeri," katanya.

Ia mengatakan, calon siswa dari keluarga miskin harus mencantumkan syaratnya sesuai dalam data di Dinas Sosial sebanyak 26.126 keluarga miskin. Dinas Pendidikan, kata dia, akan menyinkronkan data tersebut dengan para calon siswa.

Anggota Komisi D DPRD Kota Bekasi, Ronny Hermawan, mendukung rencana dinas pendidikan memberikan kuota lima persen bagi siswa miskin. Soalnya, siswa miskin memiliki kesempatan bisa bersekolah di sekolah negeri.

"Selama ini siswa miskin kesulitan sekolah di negeri, karena nilainya di bawah rata-rata. Sebab, siswa miskin tak memiliki waktu banyak untuk belajar guna bisa bersaing dengan anak mampu," katanya.

Anak orang miskin, kata dia, cenderung membantu orang tuanya bekerja dibanding belajar tambahan. Karena itu, pihaknya mendorong agar pemerintah menambah unit sekolah baru negeri di Kota Bekasi. Kalau pun lahannya kesulitan, pihaknya mengusulkan agar sekolah yang ada dibangun bertingkat.(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.