LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. OTOMOTIF

Vespa Klasik, Kendaraan yang Dulu Dipandang Sebelah Mata dan Kini Harganya 'Sultan'

Kisah Vespa di Indonesia: dari skuter merakyat menjadi barang mewah incaran kolektor, karena harga yang melambung tinggi.

Rabu, 19 Feb 2025 20:18:00
nais
Vespa Klasik, Kendaraan yang Dulu Dipandang Sebelah Mata dan Kini Harganya 'Sultan' (merdeka.com)
Advertisement

Sejak tahun 1950-an, Vespa mulai hadir di Indonesia dengan desain yang unik dan futuristik, berhasil menarik minat masyarakat. Seiring berjalannya waktu, popularitas Vespa meningkat pesat, dan pergeseran dari kendaraan umum menjadi simbol status sosial berlangsung secara bertahap.

Berbagai model, mulai dari Vespa Sprint 150 cc hingga Vespa Corsa, telah menghiasi jalanan di Indonesia. Saat ini, harga Vespa klasik melonjak tinggi, menjadikannya barang mewah yang sangat dicari oleh para kolektor.

Perubahan ini menarik perhatian banyak orang, termasuk Adha Yoga, seorang penggemar Vespa yang menyoroti fenomena ini.

"Dulu, Vespa dapat diakses oleh orang-orang dengan keterbatasan finansial, tetapi kini hanya orang-orang berduit yang mampu membelinya," ungkapnya, seperti yang dilansir oleh RRI, Rabu (19/2/2025).

Advertisement

Perjalanan Vespa yang Berubah Arah

Vespa, skuter yang terkenal dari Italia, telah menjadi bagian penting dalam sejarah Indonesia. Pada awalnya, Vespa dikenal sebagai kendaraan yang terjangkau dan mudah diakses oleh banyak orang.

Namun, seiring berjalannya waktu, popularitas Vespa mengalami lonjakan yang luar biasa, terutama di kalangan generasi muda. Saat ini, Vespa telah bertransformasi menjadi simbol status dan barang koleksi yang sangat dihargai.

Advertisement

Adha Yoga, seorang penggemar Vespa, menyatakan tentang perubahan besar ini, "Dulu, Vespa bisa dibeli oleh orang yang kurang mampu, tetapi sekarang Vespa hanya dapat diakses oleh orang-orang berduit."

Harga Vespa Meroket! Apa Penyebabnya?

Harga Vespa mengalami peningkatan yang dipengaruhi oleh beberapa faktor. Salah satu penyebab utamanya adalah tingginya biaya untuk perawatan dan perbaikan.

Banyak komponen Vespa yang masih harus diimpor dari luar negeri, sehingga harganya menjadi cukup tinggi. Akibatnya, biaya perawatan dan perbaikan pun meningkat.

"Meskipun onderdil Vespa mudah ditemukan, harganya relatif mahal karena sebagian besar berasal dari impor," ujarnya.

Ketergantungan pada impor komponen menjadi salah satu penyebab utama kenaikan harga Vespa.

Koleksi Vespa Jadi Tren, Banyak yang Punya Lebih dari Satu!

Walaupun harga Vespa semakin tinggi, minat kolektor tetap tak pudar. Sebaliknya, semakin banyak orang yang menjadikan Vespa sebagai hobi untuk dikoleksi.

Fenomena ini semakin berkembang, dengan banyak penggemar Vespa yang memiliki lebih dari satu unit. Daya tarik mereka terletak pada nilai sejarah dan keindahan Vespa klasik.

Adha Yoga juga mengonfirmasi hal tersebut, "Saat ini, banyak orang yang membeli lebih dari satu Vespa karena hobi mengoleksi."

Dulu Murah, Sekarang Mahal! Kapan Tren Ini Berubah?

Transformasi harga Vespa yang sebelumnya terjangkau menjadi barang mewah berlangsung secara bertahap.

Faktor utama yang mendorong kenaikan harga adalah meningkatnya popularitas Vespa. Semakin banyak orang yang tertarik, semakin tinggi pula harga jualnya.

Adha Yoga menyatakan, "Vespa yang dulu harganya rendah kini melambung tinggi, berkat peningkatan popularitasnya." Popularitas dan kelangkaan adalah dua faktor kunci dalam kenaikan harga Vespa.

Vespa Kini Jadi Investasi, Bukan Sekadar Kendaraan!

Seiring dengan kenaikan harga yang terus berlanjut, Vespa kini dipandang sebagai investasi yang menjanjikan. Para kolektor Vespa menyadari potensi keuntungan dari investasi ini. Nilai Vespa klasik tampaknya terus mengalami peningkatan seiring berjalannya waktu.

Advertisement

Faktor kemudahan dalam mengakses suku cadang melalui pembelian online juga turut mendukung tren ini. "Penggemar Vespa sekarang lebih memilih untuk membeli suku cadang secara online, yang semakin memudahkan mereka dalam mendapatkan berbagai komponen," ujarnya menambahkan.

Berita Terbaru
  • BMKG: Puncak Kemarau 2026 Diprediksi Juli-September, Jakarta Cerah Berawan
  • Evaluasi Tony Popovic: Australia Kehilangan Fokus di Babak Pertama Piala Dunia 2026
  • Pochettino Puas Penampilan Gemilang Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
  • Susunan Pemain Skotlandia vs Maroko di Piala Dunia 2026: Adu Kekuatan Terbaik Demi Tiket 32 Besar
  • Kalahkan Australia 2-0, Timnas AS Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
  • be smart
  • merdekaoto
  • nais
  • vespa
Artikel ini ditulis oleh
Editor Dedi Rahmadi
N
Reporter Nurrohman Sidiq
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.