Selamat, Google jadi juara mobil kemudi otomatis!
Google menggunakan pendekatan dan teknologi dari proyek-proyek lain untuk membantu penelitian dan pengembangan itu.
Kabar menggembirakan kini datang dari Google yang dilaporkan jadi pemimpin dalam penelitian mobil kemudi otomatis.
Menurut laporan dari perusahaan analis pasar IHS, Google sukses karena perangkat lunak menjadi kunci terwujudnya kendaraan ini. IHS meyakini Google telah menghabiskan hampir 60 juta dolar AS dalam penelitian dan pengembangan kendaraan otonom.
"Tak ada perusahaan lain yang memiliki banyak teknologi yang relevan untuk memajukan perangkat lunak kemudi otomatis," kata direktur senior IHS, Egil Juliussen, seperti yang dikutip dari Antara (20/11).
IHS juga menyatakan, Google menggunakan pendekatan dan teknologi dari proyek-proyek lain untuk membantu penelitian dan pengembangan itu.
Teknologi-teknologi itu mencakup robotika, drone, jaringan saraf, kecerdasan buatan, pembelajaran mesin dan visi mesin.
Good job, Google!
Baca juga:
Untuk tampil baru, Sang Legenda butuh waktu 27 bulan
All New Kijang Innova punya fitur drive mode
Mungkingkah baterai mobil hybrid dibuat lebih kecil?
Kecanggihan mobil tanpa pengemudi buatan China
Baterai Nissan X-Trail Hybrid tahan hingga 10 tahun