Penjelasan Suzuki Terkait Fronx yang Tak Dibekali Opsi Mesin 1.0 Turbo Seperti Rivalnya
Suzuki Fronx akan hadir di Indonesia dengan mesin 1.5L dan 1.5L Hybrid. Lantas, mengapa tidak ada mesin turbo seperti rival di segmennya?
Suzuki Fronx hadir sebagai salah satu senjata baru bagi PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) dalam menjangkau pasar small SUV di Indonesia. Saat ini, segmen ini sudah diisi oleh beberapa model yang menawarkan pilihan mesin turbocharged, seperti Toyota Raize, Daihatsu Rocky, dan Hyundai Venue.
Namun, Suzuki hanya menyediakan pilihan mesin 1.5L dan 1.5L Hybrid untuk para konsumen di Tanah Air. Yuji Morita, yang menjabat sebagai Chief Engineer Automobile Line B & C Segment Division Product Planning di Suzuki Motor Corporation (SMC), menjelaskan bahwa pilihan mesin untuk Fronx telah disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.
“Untuk pasar Indonesia, kami melakukan penyesuaian dan mempertimbangkan akselerasi dari kecepatan rendah ke tinggi yang paling sesuai menggunakan mesin 1.5L,” kata Morita-san ketika ditemui di Karawang, Jawa Barat, pada Senin (21/4/2025).
Mesin Turbo Lebih Bertenaga
Morita-san menjelaskan bahwa Suzuki Fronx menawarkan berbagai pilihan mesin di seluruh dunia. Pilihan tersebut meliputi mesin berkapasitas 1.200cc, 1.000cc Turbo, 1.500cc, dan 1.500cc Hybrid. Namun, spesifikasi yang akan diterapkan akan disesuaikan dengan karakteristik konsumen di masing-masing negara. Mesin 1.0L Turbo menjadi salah satu pilihan yang menarik. Mesin berkapasitas 1.000cc ini mampu menghasilkan tenaga maksimum hingga 100,06 PS dengan torsi puncak 147,6 Nm. Mesin ini dapat dipadukan dengan transmisi manual 5-percepatan atau transmisi otomatis 6-percepatan.
Opsi ini sepertinya tepat untuk bersaing dengan rival Fronx di Indonesia yang menawarkan mesin turbo, seperti Toyota Raize dan Hyundai Venue.
Hybrid Pertama di Kelasnya
Di Indonesia, Suzuki Fronx menawarkan pilihan mesin hybrid dengan kode K15C yang memiliki kapasitas 1.462cc dan terdiri dari 4 silinder. Mesin ini mampu memproduksi tenaga sebesar 100,6 PS pada 6.000 rpm dan torsi maksimum 135 Nm pada 4.400 rpm. Varian ini akan menjadi yang pertama dalam segmen small SUV yang menggunakan teknologi hybrid. Selain itu, tersedia juga pilihan mesin non-hybrid dengan kode K15B, yang juga berkapasitas 1.462cc dan 4 silinder, menghasilkan tenaga 104,7 PS pada 6.000 rpm serta torsi puncak 138 Nm pada 4.400 rpm. Kedua varian mesin ini mengalirkan tenaga ke roda depan melalui transmisi manual 5-percepatan atau otomatis 6-percepatan (6AT).
Morita-san membuka peluang bagi Suzuki untuk memperkenalkan varian mesin 1.0 Turbo di Indonesia. Namun, mereka perlu menunggu tanggapan dari konsumen terlebih dahulu. “Kami berharap mesin 1.0 Turbo dapat diluncurkan setelah memantau reaksi pasar di Indonesia,” tutupnya.