MUF tawarkan pembiayaan murah dan trade-in selama GIIAS 2017
MUF tawarkan pembiayaan murah dan trade-in selama GIIAS 2017. Selama GIIAS, MUF menargetkan pembiayaan sebanyak 1.500 unit kendaraan atau setara Rp 258 miliar. Target ini naik hampir tiga kali lipat dibandingkan hasil di GIIAS tahun lalu.
Pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) akan dibuka besok (10/8) di ICE BSD City, Tangerang Selatan, Banten. Pameran mobil terbesar di Asia Tenggara ini dimanfaatkan oleh perusahaan pembiayaan untuk menawarkan paket pembiayaan mobil baru. Salah satunya adalah PT Mandiri Utama Finance (MUF).
Khusus selama event GIIAS tahun ini, MUF menawarkan suku bunga murah, yakni 2,5 persen untuk mobil baru dan 2,35 persen untuk motor besar.
Yanto Tjia, Senior Executive Vice President Marketing New Car and Motorcycle MUF, menjelaskan suku bunga 2,5 persen untuk mobil baru itu murah, karena suku bunga yang biasa adalah 3,57 persen dengan tenor 3-5 tahun. Calon konsumen dapat memperoleh suku bunga murah 2,5 persen itu, dengan syarat tertentu.
"Promo bunga murah selama GIIAS ini diberikan bagi mobil baru dengan harga on the road/OTR Rp 600 juta, uang muka 50 persen, dan tenor satu tahun. Sedangkan untuk sepeda motor, syaratnya harga OTR lebih Rp 140 juta, uang muka 40 persen, dan tenor 12 bulan," kata Yanto, saat media gathering promo MUF di GIIAS 2017, kemarin.
Selain menawarkan pembiayaan mobil baru, anak usaha Bank Mandiri ini juga menawarkan pembiayaan untuk trade-in atau tukar-tambah. Pembiayaan trade-in diberikan untuk kendaraan dengan usia maksimal 12 tahun. MUF bekerja sama dengan lima diler mobil bekas dan komunitas pembeli untuk pembiayaan trade-in.
"Harga jual mobil bekasnya selalu kami update setiap tiga bulan," tambah dia.
Selama GIIAS, MUF menargetkan pembiayaan sebanyak 1.500 unit kendaraan atau setara Rp 258 miliar. Target ini naik hampir tiga kali lipat dibandingkan hasil di GIIAS tahun lalu.
Kinerja MUF per semester satu tahun ini, pembiayaan baru mencapai Rp 3,1 triliun atau secara unit kendaraan mencapai 110.489 unit. Pencapaian ini lebih tinggi dari pembiayaan tahun lalu yang Rp 2,9 triliun. Hingga akhir tahun ini, perseroan menargetkan pembiayaan baru Rp 7,3 triliun.
Dari Rp 3,1 triliun itu, sebesar 30 persen dialokasikan untuk mobil baru. Kemudian 35 persen untuk motor baru, 15 persen monbil bekas, dan 20 persen untuk motor bekas.
MUF kini memiliki kantor cabang sebanyak 84 outlet di seluruh Indonesia, kecuali di Ambon dan Papua. Sementara jumlah tenaga kerjanya mencapai 5 ribu orang.(mdk/ega)