\'Langgar\' aturan oli motor baru, Mungkinkah?
Motor baru biasanya diikuti dengan rekomendasi oli menurut produsen atau ATPM.
Motor baru biasanya diikuti dengan rekomendasi oli menurut produsen atau ATPM. Selain karena biasanya ada masa promo gratis servis dan oli untuk masa tertentu atau jarak tertentu, aturan ini sudah lazim.
Namun, mungkinkah kelaziman itu 'dilanggar'? Misalnya, motor baru langsung pakai oli di luar produk rekomendasi ATPM.
Shell Lubricants Technical Advisor Indonesia Shofwatuzzaki atau akrab disapa Zaki mengatakan hal ini memang sudah menjadi aturan sekaligus kebiasaan.
"Motor baru pakai oli pabrikan. Memang biasanya motor-motor baru mereka biasanya fokus servis ke bengkel-bengkel resmi. Mereka gunakan oli mereka," ujarnya.
Ia lantas menjelaskan bahwa Shell punya satu kelaziman pula untuk mengujikan pelumasnya pada sepeda motor pabrikan.
"Kami sebagai produsen pelumas, kami selalu tes produk ini ke beberapa motor pabrikan. Dengan begitu, sebenarnya, enggak ada keraguan, atau enggak ada kerugian untuk menggunakan pelumas kami karena kami juga sudah coba ke motor-motor mereka," ujarnya.
(kpl/why/fjr)
(mdk/otosia)