Ini Seluruh Target Suzuki Indonesia di 2022 termasuk Luncurkan Mobil Hybrid Murah
Suzuki Indonesia menargetkan meraih pangsa pasar 12 persen di pasar otomotif tahun ini. Target ekspornya juga meningkat 10 persen baik untuk bentuk terurai (CKD) maupun bentuk utuh (CBU) sambil terus menambah jumlah negara tujuan ekspornya.
Suzuki Indonesia menargetkan meraih pangsa pasar 12 persen di pasar otomotif tahun ini. Target ekspornya juga meningkat 10 persen baik untuk bentuk terurai (CKD) maupun bentuk utuh (CBU) sambil terus menambah jumlah negara tujuan ekspornya.
Sedangkan untuk sepeda motor, tahun ini Suzuki berupaya untuk meningkatkan penjualan sebesar 63 persen dibandingkan tahun lalu.
Salah satu caranya, menerapkan strategi baru, yang mana dalam penentuan produk sepeda motor baru Suzuki akan diperkenalkan dan dipasarkan tidak selalu menjadi follower di segmen pasar yang ada.
Untuk suku cadang dan purnajual, Suzuki akan terus menghadirkan produk berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan dan layanan baru untuk mendukung kenyamanan konsumen.
Ke depannya, jaringan yang dimiliki Suzuki juga akan terus ditingkatkan, kualitas SDM terus dioptimalkan, dan program penjualan juga akan terus dihadirkan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan terhadap produk dan layanan Suzuki Indonesia.
Dalam rilisnya pada Merdeka.com, fokus lainnya tahun ini adalah Suzuki Smart Hybrid.
Teknologi otomotif ini menawarkan keunggulan, antara lain lebih ramah lingkungan, hemat bahan bakar, dan harganya terjangkau.
Suzuki Smart Hybrid akan menjadi produk unggulan Suzuki yang akan segera diluncurkan ke publik.
"Suzuki Smart Hybrid adalah langkah awal Suzuki Indonesia. Kami menawarkan teknologi terbaru yang sesuai dengan kebutuhan pasar saat ini. Namun, kami juga sudah bersiap bila pasar menginginkan teknlogi yang lebih advanced," ujar Donny Saputra, Direktur Pemasaran 4W PT Suzuki Indomobil Sales, baru-baru ini.
Namun, Donny mengaku belum bisa membuka lebih teknologi smart hybrid ini dan produknya, karena sesuai dengan tahapan perencanaan perusahaan. Saat ini tahapannya adalah sosialisasi bagi konsumen otomotif nasional. Sedangkan realisasinya akan dilakukan segera.
"Kami akan melakukannya secara bertagap di Indonesia. Yang pasti risetnya sudah dilakukan di pasar Indonesia dan dalam waktu dekat produk yang menngusung teknologi ini akan diperkenalkan," pungkasnya.
Dihimpun dari berbagai sumber, model mobil yang disiapkan dengan teknologi Suzuki Smart Hybrid adalah mobil produksi lokal alias diproduksi di pabrik Suzuki Indonesia, bukan produk impor.
"Kami hanya bisa pastikan akan tetap melakukan perakitan lokal. Jadi mobil apa pun untuk Suzuki Smart Hybrid akan kami siapkan di pabrik-pabrik Suzuki di Indonesia. Jangan khawatir, mobilnya nanti punya Indonesia," ujar Yulius Purwanto, Head of 4W Product Development SIS, saat dijumpai di booth Suzuki IIMS Hyrbid 2022.
Sebelumnya Menteri Perindustrian RI Agus Kartasasmita mengatakan Suzuki siap memproduksi model Ertiga Hybrid, yang disusul model XL7 pada tahun berikutnya.
Sekilas Suzuki Smart Hybrid
©2022 Merdeka.com
Suzuki Smart Hybrid terdiri dari tiga komponen utama untuk menunjang kinerja mesin pembakaran konvensional (teknologi ICE), yaitu ISG (Integrated Stater Generator), Lithium-Ion Battery, dan Regenerative Breaking.
ISG merupakan pengembangan teknologi pertama yang dilakukan Suzuki untuk menciptakan kendaraan irit bahan bakar dengan harga terjangkau. Dengan penggunaan komponen ISG dan Lithium-Ion Battery, mobil Suzuki memiliki beberapa keuntungan.
Sebut saja ada fitur auto-stop, restart yang halus dan senyap setelah auto-stop aktif, bantuan tenaga untuk akselerasi yang lebih ringan saat stop and go, serta kemudahan regenerasi daya baterai selama pengurangan laju kendaraan (deselerasi).