LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. OTOMOTIF

Hyundai Pertimbangkan Rem Tangan Elektronik dalam Pengembangan Stargazer ke Depan

All New Hyundai Stargazer menghipnotis keluarga Indonesia sejak diperkenalkan Juli lalu. Mobil Low MPV ini memukau pasar otomotif Indonesia dengan desain eksterior futuristik dan sistem Bluelink. Namun, mengapa All New Stargazer tipe tertinggi, Prime, masih menggunakan rem tangan manual?

2022-09-02 09:03:14
Mobil MPV
Advertisement

All New Hyundai Stargazer menghipnotis keluarga Indonesia sejak diperkenalkan Juli lalu. Mobil Low MPV ini memukau pasar otomotif Indonesia dengan desain eksterior futuristik dan sistem Bluelink.

Namun, beberapa konsumen menyayangkan All New Stargazer tipe tertinggi, Prime, masih menggunakan rem tangan manual. Padahal harganya cukup tinggi: Rp 307,1 juta.

Apalagi beberapa model tertinggi pesaingnya menggunkan rem tangan elektronik alias electric parking brake (EPB), seperti New Mitsubishi Xpander Ultimate CVT dan Sport CVT. Keduanya dijual Rp 307,1 juta dan Rp 304,7 juta.

Advertisement

Mengapa All New Stargzer Prime masih menggunakan rem tangan manual?

Makmur, Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia (HMID), menjelaskan saat pihaknya melakukan penelitian dan pengembangan (R&D) Stargazer, semua faktor dilihat. Dalam R&D tersebut, fitur-fitur pilihan disediakan. Hasilnya, fitur skala prioritas Stargazer generasi pertama ini adalah fitur keamanan aktif Hyundai Smart Sense (sistem ADAS).

Fitur itu dinilai lebih penitng bagi keluarga Indonesia, yang menjadi segmen pasar Stargazer dibandingkan rem tangan elektronik.

Advertisement

"Dasar kami menyematkan rem tagan manual di tipe tertinggi adalah survei dan segmentasi pasar. Lebih penting sistem ADAS daripada rem tangan elektronik. Jadi Kesimpulan kami, Stargazer lebih cocok menggunakan rem tangan manual ketimbang elektronik saat ini," ujar Makmur di acara media test drive All New Stargazer di Batu, Malang, Jawa Timut, kemarin (31/8).

Namun, lanjut Makmur, pihaknya sangat mendengar masukan terkini konsumen soal rem tangan ini. Dan masukan ini menjadi catatan untuk pengembangan Stargazer di masa mendatang.

All New Stargazer tersedia dalam empat tipe, yaitu Active, Trend, Style, dan Prime.

Hyundai Stargazer adalah mobil ke-4 yang diproduksi di pabrik Hyundai Motor Deltamas, Cikarang, Jawa Barat.

Garansi Tidak Gugur

©2022 Merdeka.com

Pada kesempatan sama, Makmur menegaskan garansi resmi pabrikan tidak gugur bila konsumen Stargazer mengonsumsi bensin dengan kadar oktan rendah, seperti Pertalite.

"Stargazer pakai bensin oktan rendah boleh, yang penting bensin tanpa timbal," tegas Makmur.

Menurutnya, pihak Hyundai hanya merekomendasikan kepada konsumen Stargazer untuk menggunakan bensin oktan tinggi. Apalagi mesin mobil terkini punya kompresi tinggi yang mensyaratkan bensin oktan tinggi.

Jadi bagi konsumen yang menginginkan performa terbaik Stargazer, kami rekomendasikan bensin oktan tinggi.

"saya pastikn garansi mobil tidak gugur bila gunakan bensin oktan rendah," pungkasnya.

(mdk/sya)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.