Force dirancang anti-pegal
Yamaha Indonesia siap memasarkan Force sebagai bebek bersistem suplai bahan bakar injeksi yang siap jadi kuda kerja.
Yamaha Indonesia siap memasarkan Force sebagai bebek bersistem suplai bahan bakar injeksi yang siap jadi kuda kerja. Tak sebatas motor komuter yang ekonomis dalam pemakaian bahan bakar dan harga jual terjangkau, Force juga didesain dengan model berbeda agar si pengendaranya tidak gampang capek.
"Riding position didesain baru sehingga untuk perjalanan jauh pengendara tidak mudah capek. Penggunaan frame terbaru, diamond frame, sehingga lebih lincah dan berpengaruh pada penggunaan untuk sehari-hari," papar Bayu Astyawanto, Technical Service Publication PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing.
Diamond frame atau rangka berlian pada dasarnya memiliki postur yang memungkinkan pengendaranya duduk tegak, tidak membungkuk seperti motor sport. Keuntungannya tentu saja tidak membuat punggung lekas lelah apalagi dalam perjalanan jauh.
Selain rangka, jok pun menjadi perhatian dan mengalami pembaruan pada Force. "Penggunaan double seat yang lebih panjang sehingga nyaman untuk berboncengan, kemudian bagasi yang sangat besar, 9,2 liter," tambah Bayu.
Yamaha Force dibanderol Rp 13,3 juta on-the road Jakarta. Ia berada di tengah-tengah antara Vega ZR yang dijual sekitar Rp 12,3 juta dan Jupiter Z1 seharga Rp 14,3 juta.
Selain fuel injection, mesinnya juga sudah mengaplikasikan forged piston dan teknologi low friction atau teknologi minim gesekan. Adapun velg racing sporty dan knalpot membuat tampilannya lebih sporty.
(kpl/nzr/abe)
(mdk/otosia)