LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. OTOMOTIF

Ekonomi dan jual mobil susah, ada bom di Paris segala

Penurunan ekonomi, daya beli, dan lainnya terpaut dengan fakta bahwa Indonesia sendiri sudah terpaut secara global.

2015-11-21 08:36:00
Adira finance
Advertisement

Industri otomotif terdampak menurunnya daya beli masyarakat akibat krisis ekonomi. Penjualan mobil dan motor menurun sehingga berdampak ke lini lainnya, termasuk lembaga pembiayaan, seperti Adira.

Advertisement

Mereka mengaku bahwa pembiayaan terhadap mobil dan motor baru menurun seiring penurunan angka penjualan mobil dan motor baru. Penurunan ekonomi, daya beli, dan lainnya terpaut dengan fakta bahwa Indonesia sendiri sudah terpaut secara global.

Advertisement

"Kalau BPS sudah bilang kuartal ketiga naik, 4,73, sampai akhir tahun 4,9-4,8. Kalau APBN Indonesia sekitar 5,3 persen. Kalau World Bank, 5,2 persen. Cuma kita ini sudah link dengan global. Indonesia boleh aja bagus, tetapi kalau Cina goyang sedikit atau negara yang biasa komoditas kita turun, ekonomi kita juga turun," kata Niko Kurniawan selaku Deputy Director-Head Of Rt Car Financing Adira Finance.

Ia berujar bahwa asumsi sementara, Cina masih stabil. Namun, tren ekonomi mereka menunjukkan penurunan. Dengan adanya jalur ekomomi yang saling berpaut, maka efeknya pun terasa di Indonesia.

"Belum lagi kejadian teror di Paris, ada isu bahwa teror akan menyebar ke mana-mana, London, Singapura, karena ISIS perang ke seluruh dunia. Itu sedikit banyak akan ber-impact ke pariwisata, ekonomi. Ini berarti orang yang naik pesawat berkurang, travel berkurang," ujarnya.

Peringatan karena faktor kewaspadaan tersebut lebih kurang berpengaruh pada perekonomian pula di negara lain.

"Itu akan menurunkan perekonomian dunia juga. Impact-nya pertumbukan ekonomi Indonesia akan berkurang juga. Jadi seluruh dunia sudah nge-link. Kita paling tidak harapkan hal-hal yang bersifat teror seperti ini karena ekonomi saja sudah susah, pakai ada teror-teror lagi," ujarnya.

(kpl/nzr/lrs)

(mdk/otosia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.