Dominan di Mobil Eropa, ZF Aftermarket Indonesia Kini Incar Pasar Mobil Merek Asia
ZF, produsen produk aftermarket dan original equipment (OE) otomotif global, mengincar pasar mobil merek Asia di Indonesia, setelah mendominasi mobil merek Eropa. Apalagi mobil merek Asia menguasai pasar otomotif Indonesia terutama merek asal Jepang.
ZF, produsen produk aftermarket dan original equipment (OE) otomotif global, mengincar pasar mobil merek Asia di Indonesia, setelah mendominasi mobil merek Eropa. Apalagi mobil merek Asia menguasai pasar otomotif Indonesia terutama merek asal Jepang.
Donny S Kurniawan, Managing Director ZF Aftermarket Indonesia, menjelaskan ZF kini mulai masuk ke pasar mobil merek Asia, setelah fokus menggarap pasar mobil merek Eropa. Maka itu, beberapa produk aftermarket ZF sudah cocok dan dapat digunakan untuk mobil-mobil merek Asia. Antara lain sistem suspensi termasuk shock absorber.
"Produk kami di sistem suspensi sudah dapat memenuhi mobil-mobil Asia yang populer di pasar otomotif Indonesia, terutama mobil merek asal Jepang," kata Donny saat mendampingi Dominic Roth, Head of Business Line Passenger Car-Asia Pacific ZF, mengumumkan kerja sama dengan bengkel B-Quik di Jakarta, kemarin (24/5).
Ya, untuk ekspansi ke mobil merek Asia, ZF menggandeng jaringan bengkel independen B-Quik supaya lebih dekat dengan konsumen otomotif di Tanah Air. Kemitraan dengan B-Quik merupakan kemitraan pertama untuk penetrasi produk aftermarket ZF di pasar otomotif.
Dengan kemitraan tersebut, ZF Indonesia memasok beberapa merek suku cadang di jaringan bengkel B-Quik, yakni merek Lemförder, Sachs, dan TRW.
Merek-merek ini kuat di suku cadang sistem suspensi, transmisi, sistem pengereman, kopling, power train, komponen sasis, dan sebagainya. Saat ini layanan B-Quik dan ZF ini dapat ditemukan pada 14 outlet B-Quik di kawasan Jabodetabek.
Pasar Indonesia Sangat Strategis
Dominic Roth, Head of Business Line Passenger Car-Asia Pacific ZF, mengungkapkan pasar kawasan Asia Tenggara (ASEAN) sangat penting bagi ZF. Ini merupakan salah satu fokus perusahaan.
"Pasar ASEAN yang ditopang pasar otomotif Indonesia sangat strategis untuk pertumbuhan ZF di masa mendatang," ujar Roth.
©2022 Merdeka.com
Kami melihat Indonesia merupakan pasar otomotif kuat dengan 90 persen kendaraan yang beredar berasal dari manufaktur asal Asia seperti Jepang, Korea Selatan, dan China. Maka itu, ZF Aftermarket Indonesia akan memastikan ketersediaan suku cadang untuk kendaraan buatan Eropa dan Asia tetap tersedia baik saat ini dan di masa mendatang, jelas Dominic.
Berasal dari Jerman, ZF berpengalaman lebih 100 tahun dalam teknologi, keahlian, dan pengalaman mengembangkan suku cadang berkualitas original (OE). Saat ini perusahaan mengoperasikan 188 lokasi produksi di 31 negara termasuk di benua Asia.
Donny menjelaskan, secara korporasi, ZF Indonesia berdiri pada 2017 dengan fokus ke bisnis aftermarket dan OE produk otomotif. Beberapa produk OE yang diproduksi ZF digunakan beberapa manufaktur otomotif di Indonesia, antara lain Hino dan Daimler Trucks.
"Kerja sama dengan B-Quik, kami harapkan bisa memasarkan suku cadang yang bersifat fast moving di bengkel B-Quik, seperti shock absorber, kopling, sistem pengereman, dan lain-lain. Prinsipnya, kami menawarkan layanan yang jadi kebutuhan konsumen, yakni servis bagus, suku cadang berkualitas dan harga reasonable. Jadi one stop solutions," pungkas Donny.
(mdk/sya)