LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. OTOMOTIF

Cegah Kecelakaan, Pengendara Motor harus Memahami Teknik Pengereman yang Efektif

Dalam situasi berbahaya yang tiba-tiba, pengambilan keputusan yang cepat dan respons yang akurat sangat penting untuk mencegah kecelakaan.

Jumat, 10 Jan 2025 08:30:14
safety riding
PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menguji sekaligus mengkalibrasi kompetensi instruktur safety riding Honda melalui kegiatan Astra Honda Safety Riding Instructors Competition (AH-SRIC) 2019. (© 2025 Liputan6.com)
Advertisement

Kepala Seksi Pengembangan Safety Riding PT Daya Adicipta Motora, Ludhy Kusuma, menjelaskan bahwa kemampuan seorang pengendara dalam mengendalikan sepeda motor di berbagai situasi merupakan indikasi dari kualitas berkendara yang baik. Dalam menghadapi situasi berbahaya yang tiba-tiba, pengendara harus mampu mengambil keputusan dengan cepat dan melakukan reaksi yang tepat untuk meminimalkan risiko kecelakaan. "Semakin tinggi kecepatan kendaraan, semakin cepat pula reaksi yang diperlukan, tetapi reaksi tersebut harus didukung oleh teknik berkendara yang benar agar tidak menimbulkan bahaya," ungkap Ludhy dalam pernyataannya.

Ketika dihadapkan pada bahaya, pengendara memerlukan waktu untuk membuat keputusan yang tepat. Semakin lama waktu yang dihabiskan untuk berpikir, semakin jauh jarak sebelum keputusan itu diambil. Jika keputusan yang diambil adalah untuk mengerem, maka pengendara harus memperhitungkan jarak pengereman. "Pengoperasian rem yang efektif akan menghasilkan jarak pengereman yang lebih pendek, sedangkan teknik pengereman yang tidak tepat dapat memperpanjang jarak pengereman, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan," tambah Ludhy.

Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa teknik dasar pengereman yang baik melibatkan penggunaan rem depan dan belakang secara bersamaan. Di jalan yang kering dan tidak berpasir, pengendara dapat memberikan tekanan lebih pada rem depan. Namun, pada kondisi jalan yang basah atau berpasir, tekanan pada rem depan harus dikurangi untuk menghindari risiko tergelincir. "Langkah pertama dalam pengereman adalah menutup gas sepenuhnya, kemudian menarik rem depan dan belakang secara bersamaan dengan empat jari jika menggunakan motor tipe matic. Untuk motor tipe sport atau bebek, pengereman dilakukan dengan menarik rem depan dan menginjak rem belakang," jelas Ludhy.

Hindari menarik kopling

Penggunaan empat jari pada rem depan bertujuan untuk meningkatkan tekanan pada tuas rem, sehingga proses pengereman menjadi lebih efisien dan jarak berhenti dapat dipersingkat. Saat kendaraan berhenti, penting untuk menurunkan kaki kiri sebagai penopang keseimbangan, serta menarik kopling jika menggunakan motor jenis sport agar mesin tetap berfungsi dengan baik.

Advertisement

"Hindari menarik kopling saat pengereman berlangsung untuk mencegah hilangnya efek pengereman dari mesin (loss engine). Menggunakan bantuan engine brake saat pengereman dapat meningkatkan efektivitas pengereman, terutama dalam situasi darurat," tutup Ludhy.

Advertisement

Infografis Manfaat Berjalan Kaki Bagi Kesehatan. Source: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Advertisement
Berita Terbaru
  • Daftar Mantan Bupati Hingga Kader PDIP Gabung PSI
  • Pembaruan Xpeng X9: MPV Listrik Makin Canggih dengan Desain dan Teknologi Inovatif
  • Kemhan Ungkap Alasan Penting Latsarmil Koperasi Merah Putih Bagi Manajer
  • BPN Blora Gandeng APH Kawal Pengawalan Pembebasan Lahan PSN Blora, Pastikan Bebas Mafia Tanah
  • Gubernur Lampung: Sensus Ekonomi 2026 Jadi Landasan Kebijakan Pembangunan Efektif
  • berita update
  • konten ai
  • merdekaoto
  • safety riding
Artikel ini ditulis oleh
Editor Dedi Rahmadi
S
Reporter Septian Pamungkas
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.