LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. OTOMOTIF

Bisnis sepeda motor masih andalan MPM, pendapatan usaha naik jadi Rp 7,5 triliun

Bisnis kendaraan bermotor roda dua masih menjadi andalan PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPM), perusahaan smart mobility Indonesia. Pertumbuhan pendapatan usaha di semester pertama tahun ini sebesar 7 persen menjadi Rp 7,5 triliun.

2018-08-06 08:29:00
Laporan keuangan
Advertisement

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPM), perusahaan smart mobility Indonesia, mencatat pertumbuhan pendapatan usaha dan laba di semester pertama tahun ini dibandingkan periode sama tahun lalu. Pendapatan usaha naik 7 persen menjadi Rp 7,5 triliun, sedangkan laba bersih naik lebih dari 1.000 persen menjadi Rp 4,2 triliun. Bisnis kendaraan roda dua masih menjadi andalan perseroan.

Kenaikan laba bersih ini akibat divestasi bisnis pelumas perseroan, PT Federal Karyatama (FKT), kepada Esso Petroleum Company Limited dan ExxonMobil UK Limited dengan nilai US$ 436 juta pada Juni lalu. Sementara laba utama yang diatribuskan ke entitas induk tercatat Rp 219 miliar, naik 10 persen.

Rudy Halim, Group CEO MPM, menjelaskan selain divestasi yang berhasil, bisnis inti perseroan menunjukkan kinerja baik. Seperti di segmen bisnis distribusi dan ritel kendaraan roda dua, melalui anak usaha MPMulia, perseroan bisa menjaga penjualan sepeda motornya tetap stabil dengan penjualan 427.170 unit. Naik sebesar 5 persen dari periode sama tahun lalu. Pendapatan MPMulia juga alami kenaikan 11 persen menjadi Rp 6,3 triliun dengan kenaikan laba bersoh 17 persen menjadi Rp 170 miliar.

Advertisement

Di bisnis pembiayaan kendaraan bermotor, MPMFinance mengalami peningkatan pemesanan baru menjadi Rp 3,5 triliun. Peningkatan ini didorong oleh pertumbuhan kredit mobil dan sepeda motor, dengan pendapatan tumbuh 25 persen menjadi Rp 737 miliar.

Di bisnis komponen dan layanan purnajual untuk kendaraan roda dua dan roda empat, lewat MPMParts, perseroan juga mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 5 persen menjadi Rp 149 miliar. Sementara di segmen penyewaan mobil, MPMRent meraih pendapatan Rp 609 miliar, menurun 7 persen dibandingkan periode sama tahun lalu.

Terakhir di bisnis asuransi, MPMInsurance, berhasil mencapai pertumbuhan premi bruto sebesar 44 persen menjadi Rp 306 miliar dengan pendapatan naik 30 persen menjadi Rp 110 miliar.

Advertisement
(mdk/sya)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.