LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. OTOMOTIF

90 Ribu Mobil Honda Ditarika Kembali, Diduga Ada Masalah pada Pompa Bensin

Dalam beberapa waktu terakhir, Honda sering melakukan recall terhadap beberapa model kendaraannya akibat berbagai masalah.

Senin, 28 Okt 2024 23:05:00
honda
Ilustrasi mobil baru Honda Brio RS (Otosia) (© 2024 Liputan6.com)
Advertisement

Belakangan ini, Honda kerap melakukan penarikan kembali atau recall terhadap beberapa model kendaraannya akibat berbagai masalah. Baru-baru ini, perusahaan asal Jepang tersebut mengumumkan penarikan lebih dari 90.000 unit kendaraan yang diproduksi antara Agustus 2017 hingga Juni 2018, disebabkan oleh kerusakan pada pompa bensin. Model-model yang terpengaruh oleh recall ini mencakup Honda City, Honda Amaze, Honda WR-V, Honda BR-V, Honda Brio, dan Honda Accord.

Penyebab utama penarikan sejumlah model Honda ini adalah kerusakan pada impeller pompa bensin. Impeller berfungsi untuk memindahkan bensin dari tangki menuju mesin, dan jika komponen ini mengalami kerusakan, proses pengiriman bahan bakar akan terhambat, yang dapat mengakibatkan mesin mati. Secara khusus, sebanyak 92.672 unit dari beberapa model terpaksa ditarik kembali karena masalah tersebut. Berikut adalah daftar model yang terkena dampak beserta tahun produksinya: Honda City: 4 September 2017 - 19 Juni 2018 (32.872 unit), Honda Amaze: 19 September 2017 - 30 Juni 2018 (18.851 unit), Honda Jazz: 5 September 2017 - 29 Juni 2018 (16.744 unit), Honda WR-V: 5 September 2017 - 30 Juni 2018 (14.298 unit), Honda BR-V: 26 September 2017 - 14 Juni 2018 (4.386 unit), dan Honda Brio: 8 Agustus 2017 - 27 Juni 2018 (3.317 unit).

Honda telah mengambil langkah untuk menangani masalah pompa bensin yang mengalami kerusakan

Lebih dari 2.204 unit Honda Civic yang sebelumnya mengalami kerusakan pada komponen tertentu kini telah diganti dan termasuk dalam daftar yang harus di-recall. Pemilik kendaraan dapat memeriksa status kendaraannya melalui situs resmi Honda India dengan memasukkan nomor VIN (Vehicle Identification Number). Produsen asal Jepang ini telah menginstruksikan dealer di seluruh India untuk menghubungi pelanggan yang modelnya terkena dampak masalah tersebut. Selain itu, perusahaan berupaya agar perbaikan masalah ini dapat diselesaikan paling lambat pada tanggal 5 November mendatang.

Para dealer juga telah diinformasikan bahwa jika masalah sudah dapat diperbaiki, pelanggan tidak akan dikenakan biaya sama sekali. Honda menyatakan bahwa kendaraan yang terkena dampak masih aman untuk digunakan. Namun, produsen menyarankan agar pemilik kendaraan sebaiknya memeriksa dan membawa mobil mereka ke dealer untuk memastikan semuanya dalam keadaan baik.

Advertisement
Advertisement

Infografis Manfaat Berjalan Kaki Bagi Kesehatan. Source: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Berita Terbaru
  • Susunan Pemain Skotlandia vs Maroko di Piala Dunia 2026: Adu Kekuatan Terbaik Demi Tiket 32 Besar
  • Kalahkan Australia 2-0, Timnas AS Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
  • Langkah Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
  • KPU Kota Tangerang Jadi Pusat Studi Banding Pembangunan Zona Integritas
  • Pentingnya Perawatan Komponen Slow Moving Mobil untuk Keselamatan dan Kinerja Optimal
  • berita update
  • honda
  • konten ai
  • merdekaoto
Artikel ini ditulis oleh
Editor Dedi Rahmadi
R
Reporter Rendy Yansah, Septian Pamungkas
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.