Kiat aman bersepeda gunung untuk mountain biker remaja
Remaja pun boleh menjajal mountain bike, asal mengikuti prosedur yang benar.
Demam mountain bike sepertinya tidak hanya memikat kalangan dewasa atau kawula muda. Tak sedikit juga anak belasan tahun atau remaja yang tertarik untuk menjajal olahraga ekstrem ini. Sekalipun demikian, tantangan yang dihadapi, khususnya medan yang dilalui tentunya tidak seberat mountain biker profesional dewasa.
Namun, jika ada remaja yang tertarik menjajal sepeda gunung ini, hendaknya hal-hal berikut ini perlu diperhatikan para orangtua.
Perlengkapan Bersepeda Gunung
Sebelum orangtua mengizinkan anaknya bersepeda gunung, akan lebih baik bila menanamkan edukasi tentang perlengkapan yang perlu disiapkan. Helm menjadi gear wajib pertama yang harus dipakai. Fungsinya sudah jelas untuk menghindarkan kepala dari cedera saat terjatuh. Kemudian, pelindung siku dan lutut juga perlu digunakan, karena bagian persendian ini rawan cedera.
Kondisi Sepeda
Sebagai peralatan utama, memastikan kondisi sepeda tidak kalah pentingnya. Periksa satu demi satu bagiannya. Mulai dari roda, jenis ban, rantai, pedal, setir hingga rem harus dipastikan bisa berfungsi sempurna. Sebab, satu saja ada bagian sepeda yang tak berfungsi, maka bisa mengundang celaka saat bersepeda gunung.
Kondisi Tubuh
Jangan hanya sepeda, kondisi tubuh anak juga perlu orangtua pastikan. Jika sedang tidak fit, lebih baik diurungkan sementara waktu hingga balik prima. Selain itu, olahraga lain seperti aerobik, juga perlu diajarkan kepada anak-anak untuk melatih stamina dan otot tubuhnya. Tidak lupa asupan makanan bergizi dan istirahat maksimal, menjadi modal penting untuk menjaga kondisi tubuh tetap prima.
Ajarkan Pertolongan Pertama
Pelajaran penting lain yang juga perlu disampaikan kepada mountain biker remaja adalah pertolongan pertama. Teknik bersepeda yang kurang matang, kerap membuat mereka mudah celaka. Itu sebabnya, pertolongan pertama mountain bike penting diajarkan sejak dini, agar dia bisa tumbuh menjadi pesepeda gunung handal dan berhati-hati.
Sekalipun jam terbang pesepeda gunung anak belasan tahun ini mungkin tak setinggi mountain biker dewasa atau profesional di pegunungan terjal, namun kemungkinan terpapar debu juga bisa juga dialami. Merelakan wajah #beranirusak akibat paparan debu adalah hal yang biasa dialami pesepeda gunung.
Orangtua hanya perlu merekomendasikan anaknya untuk membasuh wajah usai berlatih mountain bike dengan Vaseline Men Facial foam. Hal ini karena pembersih wajah ini dapat memperbaiki kulit wajah yang rusak akibat terpapar debu, sinar matahari maupun polusi.
(mdk/tmi)