Bela timnas Bridge Indonesia, bos Djarum bidik dua emas di Asian Games
Bela timnas Bridge Indonesia, bos Djarum bidik dua emas di Asian Games. Orang Terkaya Indonesia yang juga atlet bridge nasional, Bambang Hartono mengatakan, Indonesia memiliki sejumlah saingan terberat dalam cabor yang baru pertama kali digelar di ajang olahraga terbesar se-Asia ini.
Indonesia pada Rabu ini (22/8), akan terus lanjut bertanding dalam cabang olahraga (cabor) bridge yang digelar di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta. Adapun pertandingan bridge mulai dilaksanakan sejak Selasa (21/8) hingga Senin (27/8) mendatang.
Orang Terkaya Indonesia yang juga atlet bridge nasional, Bambang Hartono mengatakan, Indonesia memiliki sejumlah saingan terberat dalam cabor yang baru pertama kali digelar di ajang olahraga terbesar se-Asia ini.
"Tiap negara punya kemampuan kuat, khususnya China, Jepang, Pakistan, India, dan China Taipei," kata Bambang, di JIExpo Kemayoran Jakarta, Rabu (22/8).
Sebagai informasi, Tim Nasional Bridge Indonesia pada Senin (21/8) kemarin telah berhadapan dengan Pakistan. Sementara pada Kamis (23/8) lusa, RI akan bermain satu kali melawan salah satu rival terkuat lain, China.
Bambang menyebutkan, negeri Tiongkok memang merupakan salah satu negara kuat dunia dalam bidang olahraga bridge ini. Terbukti, lanjutnya, tim wanitanya telah berhasil menyabet status sebagai juara dunia bridge.
"Itu jadi alasan kenapa kita berlatih dan mengambil pelatih yang kenyang pengalaman internasional (Kristov Marten). Harapannya kita dapat raih emas," tukas dia.
Bambang Hartono, menargetkan tim nasional (timnas) Indonesia dapat berjaya dengan menggondol dua medali emas pada cabang olahraga (cabor) bridge di Asian Games 2018 Jakarta Palembang.
Agar mencapai target tersebut, pengusaha yang juga atlet bridge ini menyampaikan, timnas sejak jauh-jauh hari telah mempersiapkan diri dengan berlatih tanding bridge ke berbagai belahan dunia.
"Dalam mempersiapkan tim sebelum Asian Games ini, kita telah berlatih sejak lama. Kita juga mengadakan latihan ke berbagai negara mulai dari Desember tahun lalu. Kita datangi Monaco, Chicago, dan terakhir ke Atlanta," papar dia.
Sebagai bentuk keseriusan lain, dia menambahkan, timnas bridge Indonesia sudah coba menggaet salah seorang pelatih yang kenyang pengalaman dalam menukangi banyak negara dunia.
"Kita juga telah menarik pelatih berpengalaman internasional yang telah malang melintang melatih lebih dari 20 negara. Salah satu pelatih bridge terbaik dunia saat ini, Kristov Marten asal Polandia," ucapnya.
Dengan demikian, Bambang berharap, hasil jerih payah tersebut setidaknya mampu terbayar dengan menyabet 2 medali emas dalam cabang olahraga bridge di Asian Games 2018.
"(Target kita) sekitar 2 medali emas. Kalau kita beruntung, kita bisa dapatkan lebih dari 2. Depending how lucky we are," ungkap dia.
Dia pun menilai, ada beberapa negara yang harus Indonesia waspadai sebagai saingan dalam merebut emas. "Tiap negara punya kemampuan kuat, khususnya China, Jepang, Pakistan, India, dan China Taipei," tukasnya.
Namun, Bambang Hartono, masih menyimpan misteri kapan dapat ikut tampil dalam laga bridge di Asian Games 2018 Jakarta Palembang.
Seperti diketahui, Bambang merupakan atlet asal Tanah Air tertua yang berlaga di Asian Games 2018. Dia pun menjadi atlet keempat tertua dalam ajang ini, di bawah Kong Te Yang (Filipina), Hung Fong Lee (Malaysia) dan Lai Chin Ng (Singapura) yang juga mewakili negaranya sebagai atlet bridge.
Ketika ditemui di sela-sela pertandingan, ia menyampaikan, ia akan tampil bila pelatih Kristov Marten memberikannya kesempatan.
"Tergantung dari manajer tim. Kalau dia bilang saya main, saya akan main. Kalau dia suruh saya tidur, ya saya tidur," jawab dia singkat di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran.
Pada kesempatan yang sama, bos Grup Djarum ini mengatakan, bridge merupakan sebuah olahraga yang erat kaitannya dengan bisnis. Sebab, lanjutnya, dalam keduanya dibutuhkan kemampuan mencerna informasi yang baik, sehingga dapat membuat keputusan akhir yang tepat.
"Jadi proses pengambilan keputusan antara bridge dan bisnis itu sama. Anda harus cermat dalam mencerna informasi, menganalisanya kemudian mengambil keputusan akhir," urainya.
Sebagai informasi tambahan, Bambang Hartono beserta saudaranya Rudi Hartono memiliki total kekayaan mencapai USD 32,3 miliar. Dilansir majalah Forbes, kekayaan pribadi Bambang adalah sebesar USD 16,7 miliar, sehingga membuatnya menjadi orang paling tajir nomor 75 di dunia.
Adapun sejak beberapa dekade lalu, Hartono bersaudara melakukan disersivikasi bisnis. Selain punya perusahaan rokok, keduanya juga memiliki saham PT Bank Central Asia Tbk (BCA).
Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Tumbangkan taekwondoin Pakistan, Ibrahim Zarman melaju ke perdelapan final
Asian Games 2018, trafik Vidio naik 300 % jadi 20 juta per hari
Dukung dan saksikan final badminton Asian Games di Indosiar: Indonesia vs China
Hasil drawing tunggal putri bulutangkis Asian Games 2018
Hasil drawing ganda putra bulutangkis Asian Games 2018
Hasil drawing ganda putri bulutangkis Asian Games 2018
Dua atlet wushu China rebut medali emas