Viral, Kesaksian Warga Lihat Buaya di Bantaran Bengawan Solo Ini Bikin Nyali Ciut
Video mengenai penampakan buaya di pinggir Sungai Bengawan Solo viral di media sosial. Rupanya bukan hanya sekali warga melihat buaya di Bengawan Solo. Begini kesaksiannya.
Warga Desa Parengan, Kecamatan Maduran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, khawatir dengan keberadaan buaya di Bengawan Solo. Buaya tersebut dianggap mengancam keselamatan warga saat beraktivitas di sekitar sungai. Warga desa berharap, buaya tersebut segera dievakuasi.
Buaya tersebut pertama kali muncul sekitar dua minggu lalu. Namun, videonya baru viral pada Rabu (9/6/2021). Menurut penuturan Bachtiar Latif, salah satu warga Desa Parengan, warga sudah beberapa kali melihat buaya berjemur di bantaran sungai.
Kemunculan Buaya
"Yang pertama muncul itu ukurannya sedang, tidak terlalu besar, seperti masih anakan. Terus muncul lagi yang besar, lebih besar dari jok sepeda motor," ungkap Latif, dikutip dari akun Instagram @pojoklamongan, Kamis (10/6/2021).
Kemunculan buaya tersebut membuat warga Desa Parengan dan sekitarnya takut melakukan aktivitas di sekitar Bengawan Solo.
"Jadi sekarang orang-orang yang dekat bengawan takut, biasanya mancing, dan nyuci," imbuhnya.
Latif berharap buaya yang menampakkan diri di Bengawan Solo itu bisa segera dievakuasi, supaya warga tidak merasa merasa khawatir. "Kalau bisa ya ditangkap, biar masyarakat tidak takut lagi ke bengawan," lanjutnya.
Tindak Lanjut
©2021 Merdeka.com/Instagram @pojoklamongan
Camat Maduran, Harwah Yutama membenarkan bahwa video viral yang menunjukkan keberadaan buaya itu diambil di wilayah kerjanya. Menurut Harwah, video tersebut direkam oleh warga yang kebetulan mendapati keberadaan buaya.
Ia mengungkapkan bahwa selama bertugas di wilayah Kecamatan Maduran, ia belum pernah menerima laporan mengenai penampakan buaya seperti saat ini.
Penampakan buaya ini baru pertama kali terjadi di wilayahnya. Berdasarkan laporan yang diterima, terdapat dua buaya yang menampakkan diri di bantaran Bengawan Solo di Desa Parengan.
Pihak kecamatan masih melakukan koordinasi dengan Pemkab Lamongan terkait tindak lanjut penanganan penampakan buaya itu. "Penampakan buaya ada dua ekor, besar dan kecil. Penanganannya masih saya koordinasikan dengan Pemkab," ungkap Marwah.
"Sekitar satu atau dua minggu lalu buaya itu muncul dan direkam oleh warga. Video itu diambil oleh masyarakat yang kebetulan tahu ada keberadaan buaya itu, tapi baru viralnya beberapa jam yang lalu," tandasnya.