Ular Piton 3,5 Meter Masuk Kompleks Pabrik Rokok di Tuban, Bikin Geger Karyawan
Karyawan pabrik rokok Gudang Garam di Tuban digegerkan oleh ular piton yang masuk ke kompleks perusahaan. Ular piton sepanjang 3,5 meter itu pertama kali ditemukan satpam pabrik di area parkiran.
Karyawan pabrik rokok Gudang Garam di Tuban digegerkan oleh ular piton yang masuk ke kompleks perusahaan. Ular piton sepanjang 3,5 meter itu pertama kali ditemukan satpam pabrik di area parkiran.
Penemuan ular piton itu dilaporkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban. Pelaporan tersebut lantaran dikhawatirkan ular akan membahayakan karyawan pabrik, seperti dikutip dari Liputan6.com.
Besar dan Gesit
2020 Merdeka.com/liputan6.com
Petugas BPBD Kabupaten Tuban sempat kewalahan menangkap ular piton tersebut. Lantaran ukuran tubuhnya yang besar dan gesit.
“Kita dapat laporan tadi sore, tim langsung kita terjunkan ke lokasi," ungkap Kepala Pelaksana BPBD Tuban, Yudi Irwanto, dikutip dari Liputan6.com, Minggu, 3 Mei 2020.
Hewan melata itu berhasil dievakuasi oleh tiga petugas dari BPBD Kabupaten Tuban. Petugas sempat mengalami kesulitan ketika hendak memasukkan ular ke dalam karung.
"Alhamdulillah telah kita evakuasi. Bobotnya lumayan berat, saat mengangkat dibutuhkan tiga orang," lanjut Yudi.
Tidak Ada Korban
2020 Merdeka.com/suarabanyuurip.com
Dalam proses evakuasi ular piton di kompleks pabrik rokok Gudang Garam itu tidak ada korban luka maupun jiwa. Selain itu, juga tidak ada kerugian material.
"Ular sudah dievakuasi, sekarang diamankan. Kami meminta agar masyarakat aktif menginformasikan jika terdapat suatu hal yang berkaitan dengan bencana ataupun evakuasi hewan berbahaya," imbuh Yudi.
Kejadian Sebelumnya
2020 Merdeka.com/Instagram Imam Darto
Dihimpun dari berbagai sumber, penangkapan ular piton berukuran besar juga pernah terjadi pada Maret 2020 lalu di area kantor Perhutani Kabupaten Tuban. Penangkapan ular itu diceritakan terjadi dengan dramatis dan menegangkan.
Ular piton sepanjang empat meter itu kabur dan masuk ke tumpukan kayu jati, sehingga petugas harus membongkar tumpukan tersebut. Setelah satu jam perburuan, akhirnya ular piton itu berhasil ditangkap.
Ular piton tersebut rencananya akan dipelihara di tempat wisata milik Perhutani. Selain aman, keberadaannya dapat dimanfaatkan sebagai edukasi kepada para pengunjung anak.