Tutup Usia, Begini Awal Perjalanan Karier Didi Kempot yang Pernah Jadi Pengamen
Sebelum dikenal sebagai seorang maestro campursari, ternyata Didi memulai karier sebagai seorang pengamen. Berikut perjalanan karier seorang Godfather of Broken Heart sampai terkenal seperti saat ini.
Kabar duka kembali menyelimuti dunia musik Tanah Air. The Godfather of Broken Heart, Didi Kempot telah berpulang pada Rabu (5/5) pagi tadi. Didi meninggal di Rumah Sakit Kasih Ibu Solo pukul 07.45 WIB. Melansir beberapa sumber, Didi Kempot tiba di rumah sakit pukul 07.25 WIB dalam keadaan tidak sadarkan diri.
Didi Kempot merupakan anak dari seniman tradisional Ranto Edi Gudel. Kakaknya juga merupakan seorang seniman terkenal anggota Srimulat, Mamiek Prakoso.
Sebelum dikenal sebagai seorang maestro campursari, ternyata Didi memulai karier sebagai seorang pengamen. Berikut perjalanan karier seorang Godfather of Broken Heart sampai terkenal seperti saat ini.
Awal Karier, Sempat Jadi Pengamen
Instagram @didikempot_official 2020 Merdeka.com
Sebelum dikenal seperti sekarang ini, Didi Kempot pernah menjalani masa sulit. Tahun 1984 berbekal ukulele dan kendhang, Didi turun ke jalan untuk mengamen. Didi mengamen di kota kelahirannya, Surakarta selama 3 tahun dan sempat berpindah ke ibu kota Jakarta.
Mengadu Nasib Ke Jakarta
youtube.com/RCTI - ENTERTAIMENT instagram.com/marhendz
Setelah menjadi pengamen di Surakarta, Didi pindah mengamen di Jakarta bersama teman-temannya. Dari sinilah awal mula Kempot menjadi nama belakangnya. Kempot merupakan singkatan dariKelompok Pengamen Trotoar.
Sembari mengamen, Didi dan teman-temannya juga melakukan proses rekaman. Dirinya menitipkan kaset-kaset hasil rekaman ke studio musik di Jakarta. Beruntung Musica Studio's tertarik dengan hasil karyanya. Pada tahun 1989, single pertamanya Cidro resmi rilis.
Terkenal hingga Luar Negeri
2019 Merdeka.com
Setelah namanya dikenal di Indonesia, Didi mulai melebarkan sayap ke luar negeri. Ia memulai perjalanan kariernya di luar negeri pada tahun 1993.
Setidaknya Amerika Selatan dan benua Eropa sudah pernah dikunjungi Didi. Pada tahun 1998, Didi kembali ke Indonesia dan memulai puncak karier pertamanya. Lagu-lagu seperti Stasiun Balapan menjadi titik dirinya semakin dikenal.
Memenangkan Banyak Penghargaan
2019 Merdeka.com
Setelah sukses dikenal banyak orang, Didi semakin berprestasi di kancah permusikan Indonesia. Setidaknya dari tahun 2001-2019 Didi berhasil membawa 11 penghargaan bergengsi.
Salah satunya adalah penghargaan Anugerah Musik Indonesia sebagai kategoriSolo, Duo/Grup Dangdut Berbahasa Daerah.
Jadi Idola Kaum Milenial
youtube.com/RCTI - ENTERTAIMENT instagram.com/marhendz
Seolah mengalami puncak karier keduanya, Didi Kempot kini menjadi idola kaum milenial. Lagu-lagu yang dibuatnya selalu sukses mewakili perasaan-perasaan sakit hati dan jatuh cinta.
Tak heran jika Didi menyandang nama Lord Didi karena kepiawaiannya membungkus cinta lewat lagu. KiniGodfather of Broken Heart telah berpulang, meninggalkan deretan karya terbaiknya.