Tegaskan Larangan Mudik, Ini Kronologi 500 Kendaraan Masuk Kediri Diminta Putar Balik
Hari pertama pemberlakuan larangan mudik, setidaknya 500 kendaraan masuk Kediri diminta putar balik. Begini kronologinya.
Ratusan kendaraan yang melintas di perbatasan Kabupaten Kediri – Kota Batu tepatnya di jalur Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri, Jawa Timur diminta putar balik oleh aparat kepolisian. Hal ini merupakan penerapan dari kebijakan larangan mudik oleh pemerintah.
Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono mengungkapkan, kendaraan yang melintas di jalur Kandangan didominasi kendaraan pribadi. Tujuan mereka beragam termasuk hendak belanja keperluan Hari Raya Idulfitri 2021.
"Yang melintas ini hanya warga yang bekerja dan warga lokal yang belanja kepentingan Lebaran. Saat ini masih belum terlihat banyak orang yang mudik antarkota," tuturnya di Kediri, Kamis malam (6/5/2021).
Kendaraan yang Diperbolehkan Melintas
Sebagai pelaksanaan kebijakan larangan mudik, aparat Polres Kediri melarang warga mudik terlebih dahulu jika tidak ada kepentingan mendesak. Meski demikian, ada beberapa ketentuan khusus yang membuat seseorang diperbolehkan lewat, misalnya yang bersangkutan sedang melakukan perjalanan dinas atau keperluan mendesak lain.
"Anggota Polres Kediri telah melakukan penyekatan, namun masih ada beberapa kendaraan yang diperbolehkan masuk. Misalnya yang sedang melakukan perjalanan dinas, berobat maupun ada keperluan kedukaan. Warga sekitar Kandangan Kediri juga (boleh masuk)," ungkapnya, mengutip dari ANTARA (7/5/2021).
500 Kendaraan Diminta Putar Balik
Polres Kediri mendirikan posko penyekatan di beberapa titik, salah satunya di wilayah Kandangan, karena jalur itu menghubungkan antara Jombang, Kediri dan Malang (termasuk Kota Batu). Penyekatan tersebut dilakukan sebagai upaya memutus rantai penyebaran Covid-19.
Sedangkan pada titik lainnya didirikan Pos Pengamanan Ketupat 2021, yakni di Pospam Mengkreng, Papar, Plemahan, Simpang Lima Gumul (SLG), Kandangan dan Ringin Budho Pare, Kabupaten Kediri.
Ratusan personel gabungan dari TNI/Polri, Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, Satpol PP hingga relawan ikut serta dalam pengamanan tersebut.