Sempat Diduga Anak Kos, Begini Kronologi Komplotan Maling Curi Motor di Rumah Kos
Komplotan maling menggasak dua motor di sebuah rumah kos yang berlokasi di Jalan Kelurahan Banjarmendalan, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur pada Kamis (29/9/2022) dini hari. Pelaku sempat dikira penghuni kos.
Komplotan maling menggasak dua motor di sebuah rumah kos yang berlokasi di Jalan Kelurahan Banjarmendalan, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur pada Kamis (29/9/2022) dini hari.
Aksi salah satu pelaku terekam CCTV yang terpasang di rumah indekos tersebut. Dalam rekaman tersebut, pelaku tampak masuk ke lorong rumah kos tempat motor-motor terparkir.
Para pelaku membawa kabur dua unit motor dari lorong rumah kos milik Abdul Aziz tanpa mengalami kesulitan apapun.
Kronologi Kejadian
©2022 Merdeka.com/Instagram @pojoklamongan
Rekaman CCTV menunjukkan detik-detik seorang laki-laki berkaos merah dan bertopi mengendap-endap masuk lorong rumah kos pada pukul 03.28 WIB.
Pelaku membawa kabur dua motor milik penghuni rumah kos. Motor pertama yang dicuri pelaku merupakan Honda Vario dengan nomor polisi S 3228 JAE.
Sesaat setelah berhasil membawa keluar motor Vario dari dalam rumah indekos, pelaku kembali masuk untuk mengambil motor Honda Scoopy dengan nomor polisi M 6208 BU.
Rekaman CCTV itu masih dipelajari polisi untuk pengembangan penyelidikan. Adapun dari data CCTV diketahui bahwa pelaku lebih dari dua orang.
Saksi Mata
Seorang saksi mata bernama Sito (62), tetangga pemilik rumah kos yang disatroni maling mengaku pagi itu melihat tiga orang mengendarai motor di depan rumah kos.
Namun, saksi tidak menaruh curiga karena mengira ketiganya merupakan penghuni rumah kos milik tetangganya.
"Saya pikir itu anak kos," ujar Sito, dikutip dari akun Instagram @pojoklamongan.
Dini hari itu, istri pemilik kos sempat tersentak dari tidur karena mendengar suara mencurigakan dari arah lorong depan kamar kos.
Ia tidak melihat kejadian pencurian, hanya menaruh curiga ada hal ganjil yang terjadi di rumah kos miliknya.
Imbauan
©2022 Merdeka.com/Freepik
Pagi harinya saat para penghuni kos bangun tidur, baru diketahui ada motor yang hilang. Para penghuni rumah kos dan pemilik pun berinisiatif melihat CCTV. Saat itulah, mereka mengetahui ada maling yang menyatroni rumah kos tersebut.
Sementara itu, salah satu korban yang merupakan pemilik motor Scoopy tidak mengetahui motornya hilang karena ia tengah menjalani rawat inap di salah satu Rumah Sakit di Kabupaten Lamongan.
Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Anton Krisbiantoro mengungkapkan, rekaman CCTV itu akan dijadikan petunjuk proses penyelidikan.
"Yang masuk dalam lorong teras kamar kos satu orang, dan an bisa dipastikan di luar ada teman pelaku lainnya," ujar Anton.
Dia mengimbau pemilik rumahkos maupun para penghuni kos memfungsikan perangkat keamanan di tempat kos.