Predator Seksual Lecehkan Anak SD di Kamar Mandi Sekolah Bangkalan, Bikin Emosi
Orang tak dikenal melakukan kekerasan seksual kepada pelajar usia sekolah dasar di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Mirisnya, aksi tersebut terjadi di lingkungan sekolah yang seharusnya menjadi ruang aman bagi anak-anak.
Orang tak dikenal melakukan kekerasan seksual kepada pelajar usia sekolah dasar di Kelurahan Kemayoran, Kecamatan/Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Mirisnya, aksi tersebut terjadi di lingkungan sekolah.
Menurut keterangan nenek korban, kekerasan seksual yang menimpa cucunya itu terjadi di kamar mandi sekolah. Tak terima cucunya mendapat perlakuan bejat, nenek korban melaporkan kejadian ini kepada kepolisian setempat.
"TKP-nya di kamar mandi sekolah korban," ujar Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKP Bangkit Dananjaya, Rabu (25/1/2023).
Kronologi Kejadian
Insiden itu bermula saat korban tengah bermain di halaman sekolah yang terletak di Kelurahan Kemayoran, Kecamatan/Kabupaten Bangkalan pada Selasa (24/1/2023) siang. Tiba-tiba muncul orang tak dikenal (OTK) di lingkungan sekolah tersebut.
"Korban yang usianya masih 7 tahun ini saat dipanggil oleh OTK, langsung menghampiri," imbuh Bangkit, dikutip dari akun Instagram @wecarebangkalanmadura, Kamis (26/1).
Pelaku yang merasa situasi di sekolah saat itu aman nekat memaksa korban ke kamar mandi bersamanya.
"Korban dipaksa ke kamar mandi dan pelaku melakukan tindakan pelecehan seksual atau pencabulan," ungkapnya.
Tunggu Hasil Visum
©2016 Merdeka.com
Berdasarkan dugaan sementara, tindakan kekerasan seksual yang dilakukan korban belum pada tahap pemerkosaan.
“Detail bentuk pelecehannya seperti apa, kami masih menunggu hasil visum. Kasus ini juga masih baru sehingga perlu pendalaman," imbuh dia.
Hingga berita ini ditulis, Kasatreskrim Polres Bangkalan belum mengantongi identitas pelaku kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan sekolah itu. Korban pun mengaku tidak mengenali pelaku.
"Terlebih, korban juga masih mengalami trauma. Sehingga, kami masih mendalami kasus ini untuk mengungkap identitas pelaku," tandasnya.