LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JATIM

Potret Situs Wotanngare Bojonegoro, Permukiman Pinggir Sungai di Era Majapahit

Situs Wotanngare atau petilasan Angling Dharma di Kabupaten Bojonegoro diduga kuat merupakan kawasan permukiman pada era Majapahit. Ini sederet fakta menariknya.

2022-03-20 14:08:00
Jawa Timur
Advertisement

Di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, banyak dijumpai peninggalan arkeologi dari masa peradaban Hindu Buddha atau masa klasik.

Sebagian benda peninggalan arkeologi yang ditemukan di Bojonegoro seperti arca, lumping batu, yoni, lingga, dan artefak lain tersimpan di Museum Rajekwesi Bojonegoro, Museum Nasional Jakarta, Museum Mpu Tantular Surabaya. Sementara itu, tidak sedikit pula yang hilang sebelum diamankan pemerintah setempat.

Salah satu situs bersejarah peninggalan masa peradaban Hindu Buddha di Kabupaten Bojonegoro yakni Situs Wotanngare. Situs ini dikenal juga dengan sebutan Petilasan Angling Dharma.

Advertisement

Bukti Sejarah

©2022 Merdeka.com/Dok. Situs Mlawatan

Advertisement

Mengutip dari Berkala Arkeologi edisi Mei 2013, pada tahun 1970 di lokasi Situs Wotanngare masih dijumpai bekas bangunan dari batu bata.

Berdasarkan ukuran bata yang ditemukan, masyarakat setempat yakin bahwa batu-bata tersebut merupakan batu-bata kuno.

Tidak hanya itu, hingga tahun 1980, di sekitar Situs Wotanngare masih dijumpai beberapa temuan yang diidentikkan dengan ciri bekas Kerajaan Malawapati. Temuan tersebut yakni tanah Mbag, sumur, lepan, besalen, dan lemah tibong.

Permukiman di Era Majapahit

©2022 Merdeka.com/Dok. Situs Mlawatan

Situs Wotanngare memiliki arti dan kedudukan penting bagi sejarah peradaban Bojonegoro. Berdasarkan karakter dan kandungan data arkeologi, situs yang diyakini petilasan Prabu Angling Dharma itu memiliki potensi penting dalam rantai sejarah kebudayaan masa pengaruh Hindu Buddha.

Warisan sejarah yang berlokasi di Desa Wotanngare, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro itu diduga kuat sebagai permukiman di era Majapahit.

Salah satu bukti yang mendukung status Situs Wotanngare sebagai situs permukiman adalah letaknya yang dekat dengan Bengawan Solo. Situs ini berada kurang lebih 3 kilometer ke arah utara dari aliran Sungai Bengawan Solo.

Prasasti Trowulan menyebutkan bahwasanya sejak sebelum tahun 1358 masehi, sepanjang aliran Sungai Bengawan Solo ramai digunakan sebagai permukiman.

Permukiman-permukiman di sepanjang aliran Sungai Bengawan Solo itu diduga termasuk permukiman paling awal di Bojonegoro.

Warisan Sejarah Lain

©2022 Merdeka.com/Dok. Situs Mlawatan

Selain Situs Wotanngare, ada bukti-bukti kesejarahan lain di Kabupaten Bojonegoro yang belum terungkap. Di antaranya yakni bekas fondasi bangunan kuna berbahan bata dengan ukuran cukup besar di Desa Soka dan Desa Buntalan Kecamatan Temayang.

Kemudian, di Situs Kwangen Desa Leran Kecamatan Kalitidu dijumpai sebaran fragmen gerabah dan keramik asing.

Lalu, ditemukan juga struktur bata dan batu di Situs Alas Benda yang terletak di Desa Ngeper, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro.

Keberadaan situs-situs bersejarah serta temuan arkeologi itu menunjukkan rentang waktu peradaban Hindu Buddha di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

(mdk/rka)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.