LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JATIM

Potret Situs Gondang Trenggalek, Usianya Lebih Tua dari Kerajaan Majapahit

Situs Gondang di Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, diyakini sebagai situs yang usianya lebih tua dibanding zaman Kerajaan Majapahit. Ini potretnya.

2022-11-17 07:45:00
Jawa Timur
Advertisement

Situs Gondang di Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, diyakini sebagai situs peninggalan Kerajaan Mataram Kuno. Dengan demikian, usianya lebih tua dibanding zaman Kerajaan Majapahit.

"Hasil ekskavasi dan penelitian awal kami diperoleh petunjuk bahwa situs peninggalan zaman Kerajaan Mataram Kuno, sekitar abad X," terang Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Trenggalek, Sunyoto di Trenggalek, Rabu (17/11/2022).

Sebelumnya, tim arkeolog dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) wilayah XI Jawa Timur menemukan sejumlah arca dan hapsari saat melakukan ekskavasi. Situs Gondang sepekan lalu. Benda-benda tersebut menjadi petunjuk penting dalam proses identifikasi.

Advertisement

Bangunan Candi

©2022 Merdeka.com/Dok. Kemdikbud RI

Advertisement

Situs Gondang diperkirakan adalah bangunan candi yang dibangun pada masa Mataram Kuno, yakni sekitar abad ke X. Perkiraan tersebut dilihat dari struktur bangunan dan benda-benda yang ditemukan.

"Sisa runtuhan bata ini yang merupakan sisa robohan bangunan, ini adalah tempat suci atau yang biasanya disebut dengan candi,” jelas Arkeolog Ismail Lutfi, dikutip dari Antara.

Meskipun berukuran kecil, pada bekas bangunan candi tersebut ditemukan benda purbakala yang relative lengkap.

Ekskavasi

©2022 Merdeka.com/Dok. Kemdikbud RI

Ismail mengungkapkan, diperkirakan masih banyak benda-benda peninggalan sejarah yang terpendam di Situs Gondang.

Sayangnya, ekskavasi belum bisa dilakukan secara menyeluruh karena keterbatasan waktu dan anggaran. Oleh karena itu, proses ekskavasi dilakukan secara bertahap.

"Walaupun dimensinya kecil, namun candi ini cukup kaya. Ada beberapa ragam yang ditemukan dari bata, ada hapsari dari terakota kemudian mahakala itu sama dengan yang terdapat di (Candi) Prambanan,” pungkasnya.

(mdk/rka)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.