LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JATIM

Potret Petilasan Prabu Hayam Wuruk, Lambang Kemakmuran Desa di Mojokerto

Petilasan Prabu Hayam Wuruk di Kabupaten Mojokerto dipercaya masyarakat setempat sebagai lambang kemakmuran desa. Ini fakta selengkapnya.

2021-09-17 10:42:00
Jatim
Advertisement

Situs Reco Banteng yang diyakini sebagai petilasan Prabu Hayam Wuruk berada di Dusun/Desa Panggih, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Saat pertama kali ditemukan, wujudnya adalah tugu batu dan di dekatnya terdapat arca berbentuk Banteng.

Kini, arca Banteng itu sudah tidak ada di sana. Pasalnya, pada masa kolonial Belanda, arca di petilasan tersebut diboyong ke negeri kincir angin itu.

Advertisement

Lambang Kemakmuran Desa

©2021 Merdeka.com/Dok. Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Mojokerto

Masyarakat setempat memperlakukan situs Reco Banteng layaknya makam, yakni dengan membangun cungkup dan kijing. Hal itu tidak lepas dari keyakinan mereka bahwa tempat tersebut adalah makam atau petilasan Prabu Hayam Wuruk.

Advertisement

Di dekat petilasan, ada sebuah pohon besar yang di bawahnya terdapat seonggok batu. Masyarakat setempat menganggap batu itu sebagai benda keramat, sebagaimana dikutip dari Buku Informasi Pariwisata Kabupaten Mojokerto (2011, hlm. 27) yang diterbitkan Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata Kabupaten Mojokerto.

Oleh penduduk setempat tugu batu tersebut diperlakukan layaknya makam dengan membangun cungkup dan kijing. Hal ini dikarenakan lokasi ditemukannya tugu diyakini sebagai makam atau petilasan Prabu Hayamwuruk. Sedang Di dekat petilasan, terdapat pohon besar yang di bawahnya terdapat seonggok batu. Oleh penduduk batu inipun dianggap keramat.

Petilasan Prabu Hayam Wuruk dianggap masyarakat sebagai lambing kemakmuran desa. Tak heran jika pemegang jabatan juru kunci selalu merangkap jabatan sebagai Tuwo-wo alias petugas pengatur irigasi tradisional.

(mdk/rka)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.