Potret Kampung Terpencil di Trenggalek, Penduduk Sedikit dan Tak Ada Aliran Listrik
Salah satu kampung terpencil di Kabupaten Trenggalek hanya dihuni puluhan orang dan belum teraliri listrik PLN. Ini potretnya.
Desa Kendalrejo, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur hanya dihuni puluhan orang. Letaknya yang jauh dari pusat kota dan minimnya jumlah penduduk membuat kampung ini belum dialiri listrik PLN.
Data Badan Pusat Statistika (BPS) Kabupaten Trenggalek, pada tahun 2021, kabupaten ini dihuni oleh 731.125 jiwa. Namun, dari jumlah tersebut hanya 63 jiwa yang menghuni Desa Kendalrejo. Puluhan warga itu berada di bawah naungan satu RT (Rukun Tetangga).
Permukiman yang mayoritas warganya berprofesi sebagai petani dan pedagang itu dikenal dengan sebutan Kampung Gemblung. Sebutan ini tidak lepas dari keberadaan Gunung Gemblung yang letaknya tak jauh dari kampung tersebut.
Jalan Masih Berupa Tanah
©2023 Merdeka.com/YouTube Jejak Richard
Letak Desa Kendalrejo tidak jauh dari Jalan Raya Nasional penghubung Trenggalek dan Tulungagung, yakni hanya sekitar lima meter. Jalan di desa tersebut masih berupa tanah, selain itu medannya juga cukup menanjak.
Setiap menjelang malam, warga menyalakan alat penerang tradisonal karena daerah ini belum teraliri listrik PLN. Selain menggunakan alat penerang tradisional, beberapa warga menggunakan panel surya untuk menghasilkan daya listrik.
Selain minim fasilitas jalan yang baik dan listrik, transportasi umum juga sulit dijangkau di desa ini.
"Orang yang sakit parah dan harus dibawa ke rumah sakit, biasanya sama warga ditandu dan digotong bersama untuk turun ke bawah,” demikian keterangan tertulis dalam unggahan akun Instagram @ilovetrenggalek yang menceritakan Kampung Gemblung.
Banyak Warga Merantau
©2023 Merdeka.com/YouTube Jejak Richard
Dulunya Desa Kendalrejo dihuni cukup banyak warga, namun banyak yang pergi meninggalkan desa untuk mencari penghidupan yang lebih layak dan mendapatkan fasilitas publik lebih memadai.
Kini, Kampung Gemblung hanya dihuni oleh 63 jiwa. Mayoritas mereka bermata pencaharian sebagai petani dan pedagang.
“Baru tahu di Trenggalek masih ada yang belum dialiri listrik,” komentar pemilik akun Instagram@_suay123.
“Tahun 1998 KKN di wilayah Kecamatan Durenan dan pernah berkunjung ke tempat itu. Bener banget tempatnya di bukit, akses juga masih susah,” tulis @anung_moment.
“Zaman aku di SMU Durenan dulu pernah membuat acara penanaman 1.000 pohon di Gemblung. Dulu hanya 10 KK,” komentar @tedi_ktanto.