LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JATIM

Potret Gadis Chindo Jadi Petugas Linmas Kota Madiun, Motivasinya Bikin Kagum

Di tengah citra linmas yang maskulin, Ye Mei Fung, seorang gadis keturunan Tionghoa-Indonesia membaktikan dirinya sebagai petugas linmas di Kota Madiun, Jawa Timur. Motivasinya bikin kagum.

2023-05-08 12:43:00
Jawa Timur
Advertisement

Petugas Linmas (perlindungan masyarakat) mayoritas laki-laki, jika ada perempuan bisa dipastikan jumlahnya sangat sedikit. Di tengah citra linmas yang maskulin, Ye Mei Fung, seorang gadis keturunan Tionghoa-Indonesia membaktikan dirinya sebagai petugas linmas di Kota Madiun, Jawa Timur.

Gadis berusia 23 tahun itu merupakan petugas linmas asal Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun. Ia tampak penuh percaya diri mengenakan seragam hijau khas linmas, lengkap dengan atribut topi di kepalanya.

“Kenapa harus gengsi, ini pekerjaan mulia. Jadi garda terdepan menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan,” tuturnya usai acara Kota Kita di Kelurahan Nambangan Lor, Minggu (7/5/2023).

Advertisement

Motivasi Jadi Linmas

©2023 Merdeka.com/Instagram @madiuntoday

Advertisement

Gadis yang memiliki nama asli Maria Lourdesia telah bergabung sebagai anggota linmas di kelurahannya sejak tahun 2019 lalu. Saat itu, usianya masih 19 tahun dan berstatus sebagai mahasiswa salah satu kampus katolik.

Ye Mei Fung menceritakan, saat itu dirinya diajak seorang tetangga membantu menjaga keamanan dan ketertiban gelaran Pemilu 2019. 

“Waktu itu masih kuliah, diajak untuk bantu tugas Pemilu. Saya oke saja selama kegiatan positif dan bisa menambah pengalaman,” terangnya, dikutip dari akun Instagram @madiuntoday, Minggu (7/5).

Dia mengaku banyak suka duka selama mengabdi sebagai anggota Linmas. Dukanya, tak jarang ia dipandang sebelah mata oleh orang lain karena statusnya sebagai perempuan sekaligus keturunan Tionghoa-Indonesia. Sementara sukanya, ia mendapat banyak relasi mulai dari Satpol PP, Polisi, hingga TNI.

“Ada yang bilang kok mau jadi Linmas. Apalagi saya keturunan Chinese jarang sekali ada yang jadi Linmas. Saya santai saja, selama yang saya kerjakan positif dan menambah pengalaman, kenapa tidak,” ujarnya.

Asah Disiplin dan Tanggung Jawab

©2023 Merdeka.com/Instagram @madiuntoday

Sarjana Psikologi dari Universitas Widya Mandala itu mengungkapkan, selama menjadi anggota linmas kelurahan, kedisiplinan dan tanggung jawabnya meningkat.

“Pasalnya di sana dia diajarkan baris berbaris, bela diri dasar, dan juga terbiasa bertemu dengan banyak orang,” dikutip dari akun Instagram @madiuntoday. 

Selain menjadi linmas, gadis yang tinggal di Jalan Cendrawasih, Kelurahan Nambangan Lor ini juga memiliki beberapa aktivitas produktif lain. Perempuan yang berprofesi sebagai teller salah satu bank itu juga aktif di dunia modeling dan wedding organizer. 

“Selagi masih muda cari pengalaman sebanyak-banyaknya. Tidak usah mendengarkan orang mau ngomong apa, asal itu positif dan baik untuk kita, lakukan saja,” pungkasnya.

(mdk/rka)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.