Penyakit Meniere, Gangguan Telinga Bagian Dalam yang Sebabkan Vertigo
Penyakit Meniere bersifat kronis, tetapi dengan perawatan dan perubahan gaya hidup yang tepat, Anda dapat mengontrol serta meringankan gejalanya.
Penyakit Meniere adalah gangguan yang mempengaruhi telinga bagian dalam. Telinga bagian dalam bertanggung jawab untuk pendengaran dan keseimbangan. Kondisi ini dapat menyebabkan vertigo, sensasi kepala pusing yang berputar. Penyakit ini juga menyebabkan masalah pendengaran dan suara berdenging di telinga, dan biasanya hanya menyerang satu telinga.
Penyakit Meniere bersifat kronis, tetapi dengan perawatan dan perubahan gaya hidup yang tepat, Anda dapat mengontrol serta meringankan gejalanya. Penyakit Meniere dapat menyerang orang dari segala usia, tetapi biasanya penyakit ini mulai muncul pada usia dewasa muda dan paruh baya.
Berikut penjelasan selengkapnya mengenai penyakit Meniere mulai dari penyebab penyakit, gejala, hingga rekomendasi pengobatan yang menarik untuk Anda ketahui, dilansir dari laman hopkinsmedicine.org dan mayoclinic.org.
Gejala penyakit Meniere
Gejala penyakit Meniere bervariasi dari satu orang ke orang yang lain, di mana beberapa akan mengalami banyak serangan selama beberapa hari dan yang lain akan mengalami serangan terisolasi sesekali. Untuk mendiagnosis penyakit ini, Anda harus mengalami tinitus, gangguan pendengaran, dan vertigo lebih dari satu kali.
Karena semua masalah ini dapat berdiri sendiri atau terkait dengan penyakit lain, Meniere terkadang sulit untuk didiagnosis. Dalam beberapa kasus, penderita Meniere juga mengalami diplacusis, yang dikenal sebagai "pendengaran ganda". Namun, berikut ini adalah beberapa gejala penyakit Meniere yang paling umum;
1. Episode vertigo yang berulang di mana penderita akan merasakan sensasi berputar yang dimulai dan berhenti secara spontan. Episode vertigo terjadi tanpa peringatan dan biasanya berlangsung 20 menit hingga beberapa jam, tetapi tidak lebih dari 24 jam. Vertigo yang parah dapat menyebabkan mual.
2. Gangguan pendengaran. Gangguan pendengaran pada penyakit Meniere bisa datang dan pergi, terutama pada awal-awal terkena. Pada akhirnya, kebanyakan orang akan mengalami gangguan pendengaran permanen.
3. Telinga berdenging (tinnitus). Tinnitus adalah persepsi suara dering, dengung, raungan, siulan, atau desis di telinga.
4. Rasa penuh di telinga. Penderita penyakit Meniere sering merasakan tekanan pada telinga yang terkena (aural fullness).
Penyebab Penyakit Meniere
1. Drainase cairan yang tidak tepat, mungkin karena penyumbatan atau kelainan anatomis
2. Respon imun abnormal
3. Infeksi virus
4. Predisposisi genetik
Pengobatan untuk Penyakit Meniere
1. Pengobatan
Masalah dengan cairan di telinga bagian dalam diduga menyebabkan penyakit Meniere. Jika ini terjadi, dokter biasanya akan meresepkan diuretik untuk membantu mengurangi jumlah cairan dalam tubuh Anda. Dokter juga dapat menyuntikkan obat ke telinga bagian dalam melalui telinga tengah Anda untuk membantu mengurangi gejala vertigo.
2. Terapi fisik
Latihan rehabilitasi vestibular dapat memperbaiki gejala vertigo. Latihan-latihan ini membantu melatih otak untuk memperhitungkan perbedaan keseimbangan antara kedua telinga Anda. Seorang ahli terapi fisik dapat mengajari Anda latihan-latihan ini.
3. Alat bantu Dengar
Seorang audiolog dapat mengobati gangguan pendengaran, biasanya dengan memasangkan Anda dengan alat bantu dengar.
4. Pembedahan
Kebanyakan orang dengan penyakit Meniere tidak memerlukan operasi, tetapi ini adalah pilihan pengobatan bagi penderita yang mengalami serangan parah dan belum berhasil dengan perawatan lain. Prosedur kantung endolimfatik dilakukan untuk membantu mengurangi produksi cairan dan meningkatkan drainase cairan di telinga bagian dalam. (mdk/Tys)