Pemberian Vaksin Covid-19 di Tulungagung Mulai 15 Januari, Simak Kabar Terbarunya
Pemberian vaksin Covid-19 di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur rencananya akan dilakukan pada 15 Januari 2021. Simak kabar terbarunya.
Pemberian vaksin Covid-19 di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur rencananya akan dilakukan pada 15 Januari 2021. Namun demikian, pada tanggal tersebut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung baru memberikan vaksinasi Covid-19 kepada para tenaga kesehatan di wilayah setempat.
"Pekan ini vaksin diambil petugas Dinkes ke Pemprov Jatim,” ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Tulungagung, dr. Kasil Rokhmat di Tulungagung, Selasa, 5 Januari 2021.
Prioritas Vaksinasi
©2020 Merdeka.com/liputan6.com
Berdasarkan penjelasan Jubir Satgas Covid-19 Tulungagung, vaksinasi pertama ini menyasar tenaga kesehatan terlebih dahulu. Pasalnya, mereka lah yang berhadapan langsung dalam penanganan wabah Covid-19.
Terkait jumlah rinci vaksin yang akan diterima Pemprov Tulungagung sendiri, dr Kasil belum bisa memastikan. Ia beralasan, sampai saat ini data dari Satgas Covid-19 Provinsi Jatim masih terus berubah.
“Totalnya belum fix, belum bisa kita sampaikan," ujarnya, dikutip dari Antara, Kamis, 7 Januari 2021.
Diberikan Gratis
©2020 REUTERS
Pemberian vaksin Covid-19 dipastikan gratis. Namun, sumber anggarannya masih menjadi pembahasan, apakah menjadi tanggungan pemerintah pusat atau daerah.
Pemkab Tulungagung sendiri mengaku sudah menyediakan anggaran sebesar Rp15 miliar, jika nantinya anggaran vaksin dibebankan kepada masing-masing daerah.
“Masyarakat yang sesuai dengan daftar dan kriteria (vaksin) gratis," terang dr Kasil saat ditanya mengenai proses vaksinasi.
Bentuk Tim Khusus
©2020 Merdeka.com/kominfo.jatimprov.go.id
Rencananya, vaksinasi akan dilakukan di 32 puskesmas yang ada di Kabupaten Tulungagung. Bahkan, jika dirasa masih kurang, Pemkab setempat akan melibatkan pihak rumah sakit swasta.
Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung juga membentuk tim khusus yang akan menangani kejadian pascavaksinasi. Pasalnya, setelah vaksin akan ada efek yang dirasakan oleh penerima vaksin, atau yang lazim disebut KIPI (kejadian ikutan pasca imunisasi). Oleh karena itu, pihaknya sudah membentuk tim KIPI, yang berpusat di RSUD dr. Iskak.