Objek Wisata Kaliandra, Nuansa Khas Jawa dan Eropa di Tengah Hutan Pasuruan
Suasana sejuk dan alami kental terasa karena letaknya berada di bawah kaki Gunung Arjuno. Wisata ini mengusung konsep perpaduan antara budaya dan alam.
Ada keindahan tak terelakkan di tengah hutan Pasuruan. Letaknya hanya sekitar 2 kilometer dari Taman Safari Prigen, kawasan wisata ini bernama Kaliandra Sejati. Lebih tepatnya di Dusun Gamoh, Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.
Suasana sejuk dan alami kental terasa karena letaknya berada di bawah kaki Gunung Arjuno. Wisata ini mengusung konsep perpaduan antara budaya dan alam.
Kemegahannya Tak Tampak dari Luar
©2020 Merdeka.com/kaliandrasejati.com
Kalindra Sejati memiliki jalur yang sama dengan Taman Safari Prigen. Dari luar, kemegahan kawasan wisata ini tidak tampak. Pintu masuknya terbuat dari bambu seadanya.
Sementara sekelilingnya terdiri dari tembok yang menjulang tinggi. Sehingga sulit untuk melihat kemegahan kawasan wisata ini dari luar.
Begitu sampai di dalam, wisatawan akan terkejut dengan keindahan alam dan bangunannya. Secara keseluruhan luas kawasan wisata ini mencapai 14 hektar, seperti dikutip dari berbagai sumber.
Diminati Wisatawan Asing
©2020 Merdeka.com/kaliandrasejati.com
Wisatawan akan terlebih dahulu ditanya oleh satpam mengenai keperluan kunjungannya. Termasuk mengisi buku tamu.
Objek wisata Kaliandra Sejati ini biasanya digunakan untuk kegiatan outbond. Selain itu ada juga wisatawan lokal maupun wisatawan asing.
Dibanding wisatawan lokal, jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke kompleks wisata ini jauh lebih banyak.
Di Kaliandra Sejati mereka mempelajari budaya Indonesia. Sebab objek wisata ini memang berbasis kebudayaan.
Milik Arsitek Ternama
©2020 Merdeka.com/kaliandrasejati.com
Dikutip dari berbagai sumber, pemilik objek wisata Kaliandra Sejati adalah arsitek ternama Indonesia, Atmadja Tjiptobiantoro. Operasional Kaliandra Sejati dikelola oleh sebuah Yayasan dan dibantu masyarakat serta pemuda setempat.
Objek wisata ini memiliki misi mulia antara lain meningkatkan kesejahteraan petani lokal, konservasi alami, dan mempromosikan budaya Jawa.
Sayuran organik yang dihasilkan petani lokal di kawasan objek wisata juga biasa dijual di supermarket-supermarket terdekat dengan brand Kaliandra Sejati.
Keliling Kaliandra
©2020 Merdeka.com/kaliandrasejati.com
Wisatawan individu atau bukan peserta outbond tetap bisa menikmati keelokan Kaliandra Sejati. Yakni dengan menginap di cottage, makan, dan keliling kompleks wisata. Kompleks Kaliandra Sejati terdiri dari dua area, Baratapura dan Hastinapura.
Area Baratapura disebut area bawah. Area ini lebih ramai dengan para peserta outbond dibandingkan dengan area Hastinapura.
Di Baratapura, wisatawan dapat menikmati aneka sajian organik yang sehat, serta tidak mengandung vetsin.
Salah satu menu favorit di sini adalah gurame kecombrang. Selain menikmati kulinernya, wisatawan juga direkomendasikan untuk berkeliling kompleks.
Menikmati suasana penginapan dengan arsitektur unik. Bangunannya khas, perpaduan antara Jawa dengan unsur Majapahit dan Eropa.
Bangunan Eropa yang Megah
©2020 Merdeka.com/kaliandrasejati.com
Sementara itu, di kawasan atas atau Hastinapura wisatawan akan tersihir dengan keindahan bangunan bergaya Eropa yang sangat megah.
Di tengah-tengah hutan Pasuruan itu, wisatawan juga bisa melihat tempat tinggal pemilik objek wisata Kaliandra Sejati yang diberi nama Vila Leduk. Film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck mengambil latar syuting di sini.
Meski sebelumnya sempat sangat tertutup bagi wisatawan, kini tidak lagi. Wisatawan sudah diperbolehkan memasuki halaman vila sembari melihat rusa yang berkeliaran di situ. Bahkan, di samping vila kini ada bangunan baru yang diperuntukkan sebagai penginapan dan spa.