Miris Anak Hilang di Stasiun Pasar Turi Surabaya, Ibu Sibuk Main HP
Seorang ibu tampak panik mencari anaknya di Stasiun Pasar Turi, Kota Surabaya, Jawa Timur. Rupanya sang anak hilang dari pandangannya saat ia tengah sibuk bermain ponsel.
Video seorang ibu tampak panik di Stasiun Pasar Turi, Kota Surabaya, Jawa Timur, viral di media sosial. Sang ibu diketahui kebingungan mencari anaknya yang hilang dari pandangannya.
Dia pun berjalan ke sana kemari sembari terus mencari keberadaan sang anak di ruang ekonomi, tempat dia menunggu kereta. Namun, ia tak kunjung menemukan keberadaan sang buah hati.
“Petugas di dalam ruangan juga mencoba membantu mencari anak yang hilang tersebut. Melalui pengeras suara petugas meminta agar para calon penumpang melaporkan bila menemukan anak yang dimaksud,” dikutip dari akun Instagram @undercover.id.
Ditemukan Petugas
Insiden anak terpisah dari orang tuanya di Stasiun Pasar Turi Kota Surabaya itu terjadi pada Jumat (20/4/2023) sore. Padatnya calon penumpang di stasiun tersebut menyebabkan sang ibu kesusahan menemukan keberadaan anaknya yang masih balita.
Beruntung, petugas stasiun berhasil menemukan sang anak di ruang tunggu kereta eksekutif Stasiun Pasar Turi. Bocah itu berjalan seorang diri meninggalkan ruang tunggu ekonomi dan masuk ke ruang tunggu eksekutif. Ibu dan balita 18 bulan itu akhirnya berhasil dipertemukan kembali oleh petugas Stasiun Pasar Turi Kota Surabaya.
Merespons insiden anak terpisah dari orang tuanya itu, Manajer Humas KAI Daop 8 Kota Surabaya mengimbau seluruh orang tua agar berhati-hari dan menaruh perhatian kepada sang buah hati.
Komentar Warganet
Insiden balita terpisah dari orang tuanya di Stasiun Pasar Turi itu pun ramai dikomentari warganet.
“Tiap naik kereta bawa bocil tak pegang terus tangannya, takut tiba-tiba lari entah jatuh ke rel, hilang, atau hal aneh lainnya. Pokoknya tangan selalu tak pegang kencang sebelum tenang duduk dalam gerbong,” komentar pemilik akun Instagram @nuvi**
“Enggak usah dihujat ibunya, kita enggak tahu itu ibunya lagi ngapain di HP-nya. Lagian berduaan aja sama anak juga udah susah, siapa tahu ibunya harus ngabarin suaminya atau apa,” komentar @aida**
“Jangan menyalahkan ibunya. Ibunya juga sudah merasa bersalah, namanya juga enggak sengaja, mana ada ibu yang mau kehilangan anak,” imbuh @wafir**