Mengenal Terong Belanda dan Manfaat Kesehatannya, Bantu Cegah Kanker
Terong Belanda adalah salah satu jenis buah yang sering diolah menjadi jus. Buah ini memiliki berbagai kandungan dan manfaat yang menguntungkan bagi kesehatan. Berikut ini adalah beberapa fakta menarik tentang terong Belanda beserta manfaatnya bagi kesehatan tubuh yang patut Anda ketahui.
Terong Belanda adalah salah satu jenis buah yang cukup sering dijumpai di Indonesia. Buah ini termasuk dalam spesies terung-terungan yang tersebar di daerah Bali, Jawa Barat, dan Sumatera Utara. Terong Belanda memiliki rasa yang manis asam dan menyegarkan, sehingga buah ini seringkali diolah menjadi jus.
Terong Belanda memiliki kandungan serat yang baik bagi kesehatan sehingga baik untuk mengatasi masalah pencernaan. Terong Belanda juga mengandung vitamin C yang cukup tinggi, membuatnya ampuh untuk mengobati sariawan. Selain itu, terong Belanda juga diketahui mampu mencegah penyakit kanker.
Berikut ini adalah beberapa fakta menarik tentang terong Belanda beserta manfaatnya bagi kesehatan tubuh yang patut Anda ketahui, dikutip dari berbagai sumber.
Mengenal Terong Belanda
Terong belanda (Solanum betaceum Cav.) atau yang dikenal dengan sebutan Tamarillo merupakan tanaman perdu jenis terung-terungan yang tergolong ke dalam famili Solanaceae. Tanaman ini berasal dari pegunungan Andes di Peru, Chili, Ekuador, dan Bolivia.
Terong Belanda mulai dikembangkan di Indonesia seperti di daerah Bali, Jawa Barat dan Karo, Sumatera Utara. Rasa dari buah terong Belanda merupakan kombinasi antara tomat dan jambu biji. Buah ini juga sangat terkenal di New Zealand dan disukai oleh masyarakat di sana.
Pada awalnya, terong Belanda dikenal dengan nama Cyphormandra betaceae (Cav.) Sendt., namun kemudian direvisi oleh Sendtner dengan nama ilmiah Solanum betaceum Cav (Faucon, 1998) dilansir dari publikasi oleh Universitas Udayana.
Jenis Terong Belanda
Berdasarkan tipe buahnya, terong Belanda dapat dibedakan menjadi beberapa kelompok sebagai berikut:
- Terong Belanda Merah
Terong Belanda merah memiliki karakteristik yaitu kulit buahnya berwarna merah dengan warna merah gelap di sekitar bijinya dan warna kuning emas pada daging buahnya. Terong Belanda jenis ini rasanya manis dan memiliki aroma yang enak terutama pada buah yang berukuran kecil. Buah ini sering dimanfaatkan untuk keperluan industri pangan seperti sari buah, sirup, permen dan lain sebagainya.
- Terong Belanda Kuning
Karakteristik dari buah terong Belanda kuning adalah warna kulitnya yang kuning dengan daging buah yang berwarna kuning emas di sekitar biji. Tanaman jenis ini menghasilkan buah yang berukuran paling besar di antara jenis terong Belanda yang lainnya.
- Terong Belanda Kuning Emas
Karakteristik dari terong Belanda kuning emas adalah kulit buah yang berwarna kuning emas kemerah-merahan. Perbedaan antara terong Belanda jenis ini dengan yang lainnya adalah tidak ada warna di sekitar bijinya. Terong Belanda jenis ini juga memiliki rasa yang lebih manis dibandingkan jenis lainnya.
Kandungan Nutrisi Terong Belanda
Terong Belanda termasuk ke dalam suku Solanaceae. Umumnya, suku ini menghasilkan alkaloid, steroid, antosianin, biasanya tidak bertanin. Komponen antioksidan yang dimiliki oleh terong Belanda merah dan kuning (bagian daging dan biji) adalah vitamin C, vitamin E, karotenoid, serta kandungan senyawa fenolik seperti antosianin, asam fenolat dan sejumlah kecil flavonol.
Buah terong Belanda juga diketahui mengandung kalium. Kalium dalam tubuh ditemukan di dalam darah yang diketahui baik untuk mencegah tekanan darah tinggi. Selain mengandung magnesium dan kalium, terong Belanda juga mengandung kalsium, fosfor, natrium dan seng.
Kegunaan Terong Belanda
Secara tradisional, buah terong Belanda biasanya digunakan sebagai obat untuk memperlancar air seni, menurunkan kadar kolesterol, dan reumatik. Apabila dikonsumsi sebanyak 3 buah setiap hari, buah terong Belanda berkhasiat sebagai obat tekanan darah tinggi (Departemen Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial, 2001).
Kandungan antosianin, vitamin serta zat gizi lain dalam buah terong belanda bekerja sinergis untuk mencegah kerusakan sel-sel jaringan tubuh penyebab penyakit, melancarkan penyumbatan pembuluh darah, meningkatkan stamina, daya tahan tubuh dan vitalitas, serta membantu proses penyembuhan.
Menurut Ordonez et al., (2006), buah terong Belanda memiliki aktivitas antimikroba. Selain itu berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Ordonez et al, (2010) diketahui bahwa jus buah terong Belanda menunjukkan aktivitas antioksidan.
Manfaat Terong Belanda
Melansir dari drhealthbenefits.com, berikut ini adalah beberapa manfaat kesehatan yang bisa Anda dapatkan dari mengonsumsi terong Belanda, yakni:
- Menyegarkan Tubuh
Terong belanda memiliki rasa yang agak asam. Rasa asam ini dapat membantu menyegarkan tubuh, sehingga tubuh yang lemas dan mengantuk bisa langsung segar setelah mengonsumsi jus terong belanda. Apalagi jika ditambah dengan es batu dan air es, maka akan menambah kesegarannya.
- Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Nutrisi terong Belanda sangat baik untuk daya tahan tubuh karena mengandung vitamin C. Vitamin C merupakan salah satu jenis vitamin yang baik untuk menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh Anda.
- Mencegah Kanker
Tak bisa dipungkiri, kanker merupakan penyakit yang ditakuti banyak orang karena keahliannya dalam menggerogoti organ tubuh. Untuk menghindari diri dari kanker, Anda bisa mengonsumsi jus terong Belanda secara rutin. Terong Belanda mengandung likopen. Likopen berfungsi mencegah radikal bebas yang dapat menyebabkan terjadinya sel kanker dalam tubuh kita.
- Jaga Kesehatan Mata
Manfaat terong Belanda selanjutnya adalah untuk menjaga kesehatan mata. Hal ini berasal dari kandungan vitamin A pada terong Belanda. Terong belanda memiliki vitamin A yang tinggi, meskipun tidak lebih tinggi dari vitamin A pada wortel. Tapi, vitamin A dalam terong Belanda bisa membantu kebutuhan harian Anda akan vitamin A.
- Sembuhkan Penyakit Kudis
Sama seperti beberapa buah asam layaknya jeruk dan apel, manfaat vitamin C pada terong Belanda dapat membantu menyembuhkan penyakit kudis. Selain itu vitamin C dalam terong Belanda dapat mencegah penyakit kudis pada rongga mulut.
- Cegah Anemia
Nutrisi penting lainnya dalam terong Belanda adalah zat besi. Dalam 100 g terong Belanda, terkandung zat besi sebesar 0,4 - 0,9 mg. Zat besi ini berperan penting untuk mencegah terjadinya anemia atau kurang darah.