Mengenal PCOS Serta Gejala dan Penyebabnya, Cegah Sejak Dini
PCOS juga menjadi penyebab paling umum dari infertilitas wanita. Banyak wanita juga menemukan bahwa mereka menderita PCOS ketika mereka akan mencoba untuk hamil dan tidak berhasil. Wanita yang didiagnosa PCOS, umumnya akan mengalami masa menstruasi atau haid yang jarang.
Beberapa waktu lalu, sempat viral seorang wanita yang tidak mengalami haid selama 10 bulan lamanya. Setelah memberanikan diri untuk memeriksakan ke dokter, ternyata dia diketahui mengidap penyakit PCOS atau yang biasa disebut Polycystic Ovary Syndrome.
PCOS sebenarnya telah masuk ke dalam masalah kesehatan kelainan hormon. Sebetulnya, hal ini juga dapat umum dialami wanita terutama bagi mereka yang masih dalam usia reproduktif atau yang dapat dikatakan usia subur. Hanya saja dalam beberapa kasusnya, penyakit ini dapat menyebabkan periode menstruasi yang kacau.
PCOS juga menjadi penyebab paling umum dari infertilitas wanita. Banyak wanita juga menemukan bahwa mereka menderita PCOS ketika mereka akan mencoba untuk hamil dan tidak berhasil. Wanita yang didiagnosa PCOS, umumnya akan mengalami masa menstruasi atau haid yang jarang. Maka dari itu, siklus menstruasi jadi tak beraturan.
Dilansir dari Mayo Clinic, berikut ini kami telah rangkum pengertian PCOS serta gejala dan penyebabnya.
1. Kelebihan Kadar Hormon Pria
Penyebab PCOS yang pertama dapat juga disebabkan oleh adanya kelebihan kadar hormon pria atau androgen. Di sini, ovarium akan mengembangkan banyak kumpulan kecil cairan atau folikel dan gagal melepaskan sel telur dengan teratur.
2. Insulin Berlebih
Penyebab PCOS yang berikutnya adalah adanya kandungan insulin berlebih. Insulin adalah suatu hormon yang diproduksi di pankreas yang memungkinkan sel menggunakan gula, suplai energi utama tubuh.
Jika sel Anda nantinya menjadi resisten terhadap tindakan insulin, maka kadar gula darah bisa naik dan tubuh mungkin memproduksi lebih banyak insulin. Insulin berlebih dapat meningkatkan produksi androgen, menyebabkan kesulitan dengan ovulasi.
3. Peradangan Tingkat Rendah
Penyebab PCOS yang berikutnya adalah adanya peradangan tingkat rendah. Istilah semacam ini untuk menggambarkan bagaimana produksi sel darah putih dari zat untuk melawan infeksi.
Sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa wanita yang mengidap PCOS akan memiliki jenis peradangan rendah yang akan merangsang ovarium polikistik untuk memproduksi androgen, yang dapat menyebabkan adanya masalah jantung serta pembuluh darah.
4. Keturunan
Selain ketiga faktor penyebab PCOS tersebut, faktor keturunan juga dapat menjadi pemicu. Walau penyebab ini tidak bisa dijadikan patokan, apabila ada keluarga yang mengalami PCOS, ada baiknya untuk memeriksakan diri.
Gejala PCOS
©Shutterstock.com/Ana Blazic Pavlovic
Biasanya, gejala PCOS sendiri akan terlihat pada akhir masa remaja atau di awal usia 20 tahunan. Hanya saja, tidak semua wanita dengan PCOS juga akan mengalami hal yang sama.
Berikut ini beberapa gejala PCOS yang umum terjadi:
1. Haid tak teratur atau tak haid sama sekali.
2. Sulit hamil (karena ovulasi tak teratur atau gagal ovulasi).
3. Pertumbuhan rambut yang berlebihan biasanya di wajah, dada, punggung, atau bokong (hirsutisme).
4. Berat badan naik.
5. Rambut menipis dan rontok dari kepala.
6. Kulit berminyak dan berjerawat.