LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JATIM

Manggung di Jerman, Ini Perjalanan Karier Grup Kasidah Nasida Ria Asal Semarang

Selain memiliki banyak suku dan budaya, Indonesia juga dikenal memiliki banyak genre musik. Selain musik dangdut, Indonesia juga memiliki genre musik yang dikenal dengan kasidah. Kasidah merupakan musik yang dipopulerkan oleh grup Nasida Ria asal Semarang. Manggung di Jerman, ini perjalanan karier grup Nasida Ria.

2022-06-21 12:08:00
Tren
Advertisement

Selain memiliki banyak suku dan budaya, Indonesia juga dikenal memiliki banyak genre musik. Selain musik dangdut, Indonesia juga memiliki genre musik yang dikenal dengan kasidah.

Kasidahan merupakan musik yang dipopulerkan oleh grup Nasida Ria asal Semarang. Beberapa lagu milik mereka yang populer di kalangan masyarakat seperti Perdamaian, Pengantin Baru, hingga Jilbab Putih.

Kasidah Nasida Ria memang identik dengan agama Islam karena kebanyakan lirik lagunya mengandung pesan tentang agama mayoritas di Indonesia ini. Selain itu, para personelnya pun selalu tampil dengan busana Muslim dan jilbab.

Advertisement

Namun belakangan ini, viral video saat grup Nasida Ria berhasil go internasional. Mereka bahkan tampil di salah satu panggung musik di Jerman. Berhasil manggung di Jerman, ini perjalanan karier grup Kasidah Nasida Ria.

Awal Mula Dibentuk

Advertisement

©2022 Merdeka.com/instagram.com

Grup kasidah Nasida Ria dibentuk pada tahun 1975 oleh HM Zain, seorang guru qiraah di Kota Semarang, Jawa Tengah. Saat itu, ia meminta 9 siswanya untuk membentuk sebuah grup. Akhirnya dibuatlah grup Nasida Ria yang beranggotakan Mudrikah Zain, Mutoharoh, Rien Jamain, Umi Kholifah, Musyarofah, Nunung, Alfiyah, Kudriyah dan Nur Ain.

Awal Karier

©2022 Merdeka.com/instagram.com

Grup Nasida Ria mengawali karier mereka dengan merilis lagu debut mereka yang berjudul "Alabaladil Makabul" yang terinspirasi dari musik arab. Saat itu, Nasida Ria hanya menggunakan rebana sebagai alat musik pengiring lagu-lagu mereka sampai akhirnya Wali Kota, Iman Soeparto Tjakrajoeda menyumbang alat-alat musik.

Genre Musik

©2022 Merdeka.com/instagram.com

Di awal debutnya, Nasida Ria hanya menggunakan bahasa Arab pada lirik-lirik lagunya. Namun setelah mendapat saran dari Kiai Ahmad Buchori Masruri, Nasida Ria akhirnya menampilkan lagu-lagu berbahasa Indonesia.

Beberapa lagu dari Nasida Ria yang cukup populer yakni "Pengantin Baru", "Tahun 2000", "Jilbab Putih", "Anakku" dan "Kota Santri". Genre musik yang disuguhkan pun berupa musik bergaya Arab klasik yang dipadukan dengan musik modern.

Tampil di Jerman

©2022 Merdeka.com/instagram.com

Namun di tahun 2000-an, grup Nasida Ria ini mengalami beberapa perubahan personel. Hal ini dikarenakan ada beberapa yang memutuskan keluar dan ada juga yang meninggal dunia. Siapa sangka, pada tahun 2022 ini mereka berhasil go internasional. Seperti kita tahu, grup Nasida Ria viral di media sosial karena tampil di acara Documenta Fifteen di Kassel, Jerman pada 18 Juni 2022 lalu. 

(mdk/asr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.