Mahasiswa Surabaya Bakal Demo 14 April 2022, Walkot Imbau Pelajar Tak Ikut karena Ini
Wali Kota Surabaya mengimbau para pelajar tak ikut demonstrasi mahasiswa pada 14 April 2022 besok. Ini alasannya.
Para mahasiswa di Kota Surabaya, Jawa Timur, bakal menggelar demonstrasi pada Kamis (14/4/2022). Wali Kota Eri Cahyadi mengimbau pelajar sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) tidak turut dalam aksi unjuk rasa tersebut.
"Kami berharap seluruh sekolah baik SMP dan SMA memberikan pengertian kepada pelajar agar tidak ikut turun jalan, sebab ini belum menjadi bagiannya," ujar Wali Kota Eri Cahyadi di Surabaya, Rabu.
Eri Cahyadi meminta pihak SMP, SMA/SMK di Kota Pahlawan mengimbau para siswanya agar tidak mudah terprovokasi mengikuti demonstrasi.
Aliansi BEM se-Surabaya
Demonstrasi yang rencananya digelar pada tanggal 14 April 2022 itu digelar oleh Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Surabaya.
Mereka akan menyampaikan aspirasi mengenai reforma agraria, kenaikan harga bahan bakar minyak, lonjakan harga bahan pangan pokok, dan kenaikan pajak.
"Gerakan mahasiswa itu wajar, dari dulu sudah ada gerakan mahasiswa. Tapi tolong pelajar jangan ikut-ikutan," pinta Wali Kota Surabaya.
Ia pun meminta pihak sekolah SMP dan SMA/SMK memberikan pengertian kepada para siswanya agar tidak mudah terprovokasi mengikuti aksi unjuk rasa.
Pesan untuk Demonstran
©2019 Merdeka.com/Erwin Yohanes
Wali Kota Eri Cahyadi mengimbau para mahasiswa untuk mengedepankan cara-cara yang santun dan tidak anarkis saat menyampaikan pendapat di muka umum.
"Tolong sampaikan pendapat dengan santun. Jangan sampai merusak kota, sehingga masyarakat merasa tidak nyaman," tuturnya, dikutip dari Antara.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa aksi menyuarakan pendapat di muka umum telah diatur dalam Undang-Undang.
"Mahasiswa juga jangan merusak atau anarkis. Jangan sampai niat baik mahasiswa ini ditunggangi oleh seseorang atau kelompok tertentu," dia menambahkan.
(mdk/rka)